Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
12 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
11 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
3
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
Metropolitan
18 jam yang lalu
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
4
Jet Pribadi Jatuh di Palm Beach, Kecelakaan Maut Tewaskan Sembilan Penumpang
Internasional
12 jam yang lalu
Jet Pribadi Jatuh di Palm Beach, Kecelakaan Maut Tewaskan Sembilan Penumpang
5
Kapolri Jenderal Suyudi Ancam Pidana Anggota Polri dan BNN yang Isap Vape Narkotika
Umum
11 jam yang lalu
Kapolri Jenderal Suyudi Ancam Pidana Anggota Polri dan BNN yang Isap Vape Narkotika
6
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Umum
10 jam yang lalu
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Home  /  Berita  /  Riau

Imam Masjid dan Mushola Kawasan Tertentu Akan Mendapat Insentif dari Pemko Pekanbaru

Imam Masjid dan Mushola Kawasan Tertentu Akan Mendapat Insentif dari Pemko Pekanbaru
Kamis, 24 Januari 2019 14:16 WIB
Penulis: Winda Mayma Turnip
PEKANBARU - Pemko Pekanbaru akan memberikan insentif kepada imam - imam masjid dan mushola yang bertugas di lingkungan masyarakat berpenghasilan rendah. Jumlah imam tersebut sudah didata, dan pihak Pemko akan segera mengevaluasi atau mengecek kembali jumlah imam yang diberi hak tersebut.

"Kita akan memberikan insentif, khusus kepada masjid dan mushola di daerah yang berpenghasilan rendah, Untuk apresiasi kepada imam yang telah memberikan waktu dan tenaga kepada ummat," ujar Walikota Pekanbaru Firdaus, Kamis, (24/1/2019).

Firdaus menjelaskan sifat insentif ini seharusnya tidak memberatkan APBD Pekanbaru, karena nantinya akan disesuaikan dan bukan dipaksakan. Tidak seperti Masjid Paripurna, insentif ini nantinya akan besar jika surplus anggaran pendapatan daerah besar dan sebaliknya.

"Sifatnya insentif bukan gaji, jadi tergantung dari berapa anggaran kita yang tersedia, bukan sepeti Masjid Paripurna yang sifatnya tetap. Kita berikan untuk mendukung ibadah ummat," jelasnya.

Sementara itu, Firdaus mengungkapkan setidaknya ada 500 masjid dan mushola yang sudah didata. Pendataan tersebut bekerja sama dengan pembina masjid dan Kemenag. ***

Kategori:Voli, Riau
wwwwww