Muhammadiyah: Kurang Elok Said Aqil Sebut 'Salah' Jika Jabatan Strategis Diisi Non NU

Muhammadiyah: Kurang Elok Said Aqil Sebut Salah Jika Jabatan Strategis Diisi Non NU
Minggu, 27 Januari 2019 19:05 WIB
Penulis: Muhammad Dzulfiqar
JAKARTA - Ketua PP Pemuda Muhammadiyah, Sunanto, menanggapi Ketum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Said Aqil Siradj soal beberapa jabatan yang dinilai 'salah' jika diisi non NU.

"Kurang elok, walaupun acara internal tapi pemaham dan kebenaran beragama tidak bisa klaim oleh salah satu pihak ormas agama tertentu," kata Sunanto saat dihubungi, GoNews.co, Minggu (27/01/2019).

Cak Nanto, sapaan akrab Sunanto, menilai pernyataan Said Aqil kontraproduktif dengan spirit saling menghargai pemahaman dan keyakinan beragama satu sama lain.

"Semestinya sebagai tokoh agama yang berpengaruh, ucapan yg diungkapan harus lebih elegan tanpa meniadakan pemahaman organisasi kegaamaan lainnya," kata Cak Nanto.

Sebelumnya, pada acara Harlah ke-73 Muslimat NU yang digelar di GBK, Jakarta, Minggu (27/01/2019), Said Aqil Siradj meninta agar kader-kader NU berperan di tengah-tengah masyarakat. Said Aqil, menyebut "salah" jika jabatan-jabatan tertentu tidak dipegang oleh kader NU.

"Peran apa? Peran syuhudan diniyan, peran agama. Harus kita pegang. Imam masjid, khatib-khatib, KUA-KUA, Pak Menteri Agama, harus dari NU, kalau dipegang selain NU salah semua," kata Said Aqil di acara yang juga dihadiri pula oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin itu.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:GoNews Group, Peristiwa, Pemerintahan, Politik, DKI Jakarta

wwwwww