Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
14 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
2
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
Sepakbola
14 jam yang lalu
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
21 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
Sepakbola
13 jam yang lalu
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
5
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
19 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
6
MA Anulir Suket SMA Gibran Rakabuming, Publik Soroti Sikap KPU dan Ancaman Pemakzulan
Umum
14 jam yang lalu
MA Anulir Suket SMA Gibran Rakabuming, Publik Soroti Sikap KPU dan Ancaman Pemakzulan
Home  /  Berita  /  Badminton

Muhammadiyah: Kurang Elok Said Aqil Sebut 'Salah' Jika Jabatan Strategis Diisi Non NU

Muhammadiyah: Kurang Elok Said Aqil Sebut Salah Jika Jabatan Strategis Diisi Non NU
Minggu, 27 Januari 2019 19:05 WIB
Penulis: Muhammad Dzulfiqar
JAKARTA - Ketua PP Pemuda Muhammadiyah, Sunanto, menanggapi Ketum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Said Aqil Siradj soal beberapa jabatan yang dinilai 'salah' jika diisi non NU.

"Kurang elok, walaupun acara internal tapi pemaham dan kebenaran beragama tidak bisa klaim oleh salah satu pihak ormas agama tertentu," kata Sunanto saat dihubungi, GoNews.co, Minggu (27/01/2019).

Cak Nanto, sapaan akrab Sunanto, menilai pernyataan Said Aqil kontraproduktif dengan spirit saling menghargai pemahaman dan keyakinan beragama satu sama lain.

"Semestinya sebagai tokoh agama yang berpengaruh, ucapan yg diungkapan harus lebih elegan tanpa meniadakan pemahaman organisasi kegaamaan lainnya," kata Cak Nanto.

Sebelumnya, pada acara Harlah ke-73 Muslimat NU yang digelar di GBK, Jakarta, Minggu (27/01/2019), Said Aqil Siradj meninta agar kader-kader NU berperan di tengah-tengah masyarakat. Said Aqil, menyebut "salah" jika jabatan-jabatan tertentu tidak dipegang oleh kader NU.

"Peran apa? Peran syuhudan diniyan, peran agama. Harus kita pegang. Imam masjid, khatib-khatib, KUA-KUA, Pak Menteri Agama, harus dari NU, kalau dipegang selain NU salah semua," kata Said Aqil di acara yang juga dihadiri pula oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin itu.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Badminton, Olympic, Voli, Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww