Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
16 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
2
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
Sepakbola
15 jam yang lalu
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
3
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
Sepakbola
15 jam yang lalu
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
4
MA Anulir Suket SMA Gibran Rakabuming, Publik Soroti Sikap KPU dan Ancaman Pemakzulan
Umum
16 jam yang lalu
MA Anulir Suket SMA Gibran Rakabuming, Publik Soroti Sikap KPU dan Ancaman Pemakzulan
5
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
23 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
6
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
21 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Home  /  Berita  /  Riau

Sebelum Diperkosa Bergantian, Gadis 21 di Pelalawan Diancam dan Dicekik oleh Pelaku

Sebelum Diperkosa Bergantian, Gadis 21 di Pelalawan Diancam dan Dicekik oleh Pelaku
Minggu, 27 Januari 2019 21:20 WIB
Penulis: Farikhin
PANGKALAN KERINCI - A (21) warga Kecamatan Bandar Petalangan, Kabupaten Pelalawan mengalami trauma akibat perkosaan yang dilakukan oleh dua pemuda.

Korban diperkosa oleh DI (19) warga Sorek II, Pangkalan Kuras dan F (18) warga Lubuk Terap, Bandar Petalangan pada hari, Kamis (24/1/2019) sekira pukul 03.00 WIB.

"Kedua pelaku telah diamankan," kata Paur Humas Polres Pelalawan, Ipda Leonardo S, kepada GoRiau, Minggu (27/1/2019).

Diterangkannya, peristiwa pemerkosaan terjadi saat korban sedang tidur di rumah kosnya di belakang Prioritas, Sorek I.

''Pada saat korban terbangun dan ingin mengambil handphone miliknya disamping tempat tidur, tiba-tiba pelaku telah berada di samping orban," ungkapnya.

Mengetahui hal tersebut, pelaku langsung mencekik dan menutup mulut korban dengan menggunakan tangan sambil mengancam.

"Pelaku mengancam korban dengan mengatakan, 'diam kau! kalau gak diam kau mati malam ini'. Lalu pelaku memanggil teman-teman yang lain untuk membantu memegangi korban," bebernya.

Kemudian pelaku mematikan lampu kamar dan langsung memperkosa korban secara bergantian. 

"Setelah itu pelaku bersama teman yang lain langsung pergi dengan menggunakan tiga unit sepeda motor," tandas Paur Humas. ***

Kategori:Olympic, Riau
wwwwww