Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
11 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
9 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
3
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
Metropolitan
17 jam yang lalu
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
4
Jet Pribadi Jatuh di Palm Beach, Kecelakaan Maut Tewaskan Sembilan Penumpang
Internasional
10 jam yang lalu
Jet Pribadi Jatuh di Palm Beach, Kecelakaan Maut Tewaskan Sembilan Penumpang
5
Kapolri Jenderal Suyudi Ancam Pidana Anggota Polri dan BNN yang Isap Vape Narkotika
Umum
9 jam yang lalu
Kapolri Jenderal Suyudi Ancam Pidana Anggota Polri dan BNN yang Isap Vape Narkotika
6
Aturan Baru Mabes Polri Berlaku, Personel Resmi Dilarang Isap Vape
Nasional
13 jam yang lalu
Aturan Baru Mabes Polri Berlaku, Personel Resmi Dilarang Isap Vape
Home  /  Berita  /  Riau

Jalan Berlumpur Diduga Akibat Galian C Tanah Bes di Simpang Jalan Candi Muara Takus

Jalan Berlumpur Diduga Akibat Galian C Tanah Bes di Simpang Jalan Candi Muara Takus
Usaha galian C tanah bes di persimpangan Candi Muara Takus
Rabu, 30 Januari 2019 21:43 WIB
Penulis: Syawal Jose
BANGKINANG - Warga keluhkan sepanjang jalan dipenuhi lumpur akibat galian C tanah bes, tepatnya di jalan lintas Desa Muara Takus, Kecamatan XIII Koto Kampar.

Warga juga mempertanyakan izin usaha galian C tanah bes ini. Ia mengatakan usaha ini cukup meresahkan masyarakat, terutama bagi pengendara yang melintas.

"Usaha ini cukup meresahkan warga, apalagi bagi pengendara yang melintas di jalan ini. Bapak selaku orang media coba tanya Camat, apakah usaha itu izinnya," ucap Izma kepada GoRiau.com, Rabu (30/1/2019).

Izma menambahkan, bahwa proyek ini sudah berjalan beberapa pekan yang lalu di Desa Muara Takus tersebut. Dan puluhan truk lalu lalang melintas membawa tanah bes ini.

"Usaha ini sudah berjalan beberapa pekan yang lalu, tepatnya di Simpang Candi Muara Takus. Puluhan truk lalu lalang melintas di jalan kita ini membawa tanah bes," ungkapnya.

Ia berharap kepada pemilik usaha tersebut, membersihkan jalan yang berlumpur di sepanjang jalan akibat usahanya galian C tanah besnya tersebut.

Dari pantauan, memang akibat proyek galian C tanah bes ini, terlihat cukup membuat jalan milik Provinsi Riau ini berlumpur. ***

Kategori:PON, Riau
wwwwww