Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jamuan Makan Malam dengan Puan, Pimpinan DPD RI Minta Hasil Kinerja Lembaganya Ditindaklanjuti DPR
Politik
21 jam yang lalu
Jamuan Makan Malam dengan Puan, Pimpinan DPD RI Minta Hasil Kinerja Lembaganya Ditindaklanjuti DPR
2
Kemenangan Jokowi-Ma'ruf, Sesuai Keputusan MK dan Keputusan MA
Pemerintahan
22 jam yang lalu
Kemenangan Jokowi-Maruf, Sesuai Keputusan MK dan Keputusan MA
3
Hetifah Minta Kemendikbud Prioritaskan Masalah Guru Honorer, Prekrutan Baru Didorong secara Digital
Nasional
24 jam yang lalu
Hetifah Minta Kemendikbud Prioritaskan Masalah Guru Honorer, Prekrutan Baru Didorong secara Digital
4
Syarief Hasan Minta Presiden untuk Menolak RUU HIP
Politik
22 jam yang lalu
Syarief Hasan Minta Presiden untuk Menolak RUU HIP
5
Syarief Hasan: Sidang Tahunan MPR Terapkan Protokol Kesehatan
MPR RI
22 jam yang lalu
Syarief Hasan: Sidang Tahunan MPR Terapkan Protokol Kesehatan
6
Komisi V DPR: Pemerintah Harus Benahi Kredit Rumah Pro Rakyat
Politik
22 jam yang lalu
Komisi V DPR: Pemerintah Harus Benahi Kredit Rumah Pro Rakyat
Home  /  Berita  /  GoNews Group
Sepakbola Piala Presiden 2019

Kunci Sukses Herwin Redam Amido Balde

Kunci Sukses Herwin Redam Amido Balde
Herwin Tri Saputra
Rabu, 13 Maret 2019 01:24 WIB
Penulis: Azhari Nasution
BANDUNG - Pemain bertahan Tira-Persikabo, Herwin Tri Saputra merasa bersyukur dengan hasil yang didapatkan timnya saat melawan Persebaya Surabaya, Selasa (12/3/19). Dalam laga tersebut, pemain asal Makassar itu sukses meredam Amido Balde sampai laga berkahir 0-0.

Tira-Persikabo berhasil finish di posisi kedua setelah menjalani tiga pertandingan dengan dua kemenangan dan satu kali imbang. Dan dengan hasil ini, pasukan Rahmad Darmawan berpeluang besar lolos ke babak delapan besar dengan predikat runner-up terbaik.

"Saya pemain mewakili rekan-rekan sangat bersyukur lolos ke babak selanjutnya dan kalau lolos kami akan berusaha lagi," kata Herwin seusai pertandingan.

Herwin juga membeberkan kunci sukses dapat mengunci pergerakan dua penyerang berbahaya Ezechiel N'Douassel (Eze) dan Amido Balde (Balde). Terbukti dari dua partai terakhir, ia behasil membuat kedua penyerang bertubuh jangkung tersebut mati kutu.

"Mungkin salah satu (kunci) adalah konsentrasi dan kerja keras itu saja, Ezechiel dan Balde sama-sama bertubuh besar dan kuat," tuturnya. ***


wwwwww