Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
1,6 Juta ASN Akan Dipecat, Tjahjo Sebut Tak Ada Hubungannya dengan Corona
Pemerintahan
17 jam yang lalu
1,6 Juta ASN Akan Dipecat, Tjahjo Sebut Tak Ada Hubungannya dengan Corona
2
RUU HIP Bergejolak, PDIP Copot Rieke Diah dari Pimpinan Baleg DPR RI
Politik
18 jam yang lalu
RUU HIP Bergejolak, PDIP Copot Rieke Diah dari Pimpinan Baleg DPR RI
3
Pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera Dikebut, Lukman Edy Mengaku Siap Laksanakan Perintah Presiden
Pemerintahan
20 jam yang lalu
Pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera Dikebut, Lukman Edy Mengaku Siap Laksanakan Perintah Presiden
4
Guru Besar UGM Sebut Nadiem Lebih Cocok jadi Dirjen Ketimbang Menteri
Pendidikan
18 jam yang lalu
Guru Besar UGM Sebut Nadiem Lebih Cocok jadi Dirjen Ketimbang Menteri
5
Mantan Pemred Tempo Angkat Bicara Soal Isu Terima Duit KKP
Pemerintahan
20 jam yang lalu
Mantan Pemred Tempo Angkat Bicara Soal Isu Terima Duit KKP
6
Gus Jazil Apresiasi Kebijakan Kemenag dalam Penanggulangan Covid-19 di Madrasah
Politik
20 jam yang lalu
Gus Jazil Apresiasi Kebijakan Kemenag dalam Penanggulangan Covid-19 di Madrasah
Home  /  Berita  /  GoNews Group
Sepakbola Piala Presiden 2019

PSS Nilai Taktik Ivan Kolev Lebih Membahayakan

PSS Nilai Taktik Ivan Kolev Lebih Membahayakan
Pelatih PSS, Seto Nurdiyantoro,
Rabu, 13 Maret 2019 00:07 WIB
Penulis: Azhari Nasution
SLEMANRohit Chand Thakuri bukan pemain tunggal yang diwaspadai PSS Sleman, saat bersua Persija Jakarta dalam partai pamungkas Grup D Piala Presiden 2019 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Jumat (15/3/2019). Bagi tim Elang Jawa, taktik Ivan Venkov Kolev lebih membahayakan.

Rohit menjadi nyawa dalam permainan Persija Jakarta. Tanpa gelandang asal Nepal ini, sektor tengah Macan Kemayoran bak kehilangan ruhnya.

Hal ini terlihat saat Persija bermain tanpa Rohit pada babak pertama lawan Madura United, Jumat (8/3). Persija sulit mengimbangi lini tengah Madura United yang dikreatori Asep Berlian, Zah Rahan dan Slamet Nurcahyo.

Namun ketika Rohit masuk pada babak kedua, Persija langsung menguasai sektor tengah. Kerja Rohit bersama Sandi Sute dan Fitra Ridwan begitu hidup. Dua gol pun kemudian didapat, sebelum kemudian laga berakhir dengan kedudukan 2-2.

Namun statistik laga lawan Madura United tak begitu dipikirkan pelatih PSS Sleman, Seto Nurdiyantoro. Baginya, setiap pemain Persija memiliki potensi membahayakan gawang PSS Sleman. Strategi Ivan Kolev pun terbukti bisa mengubah jalannya permainan dengan cepat.

"Yakin Persija cuma Rohit Chand? Saya pikir siapapun yang bermain disana, itulah tim terbaik Persija. Saya tidak melihat ada pemain inti atau pemain cadangan. Bagaimana Persija bermain, itu yang wajib kita ketahui dan antisipasi," kata Seto Nurdiyantoro.

Rohit merupakan pemain asing terlama yang kini masih membela Persija. Rohit gabung Persija sejak musim 2013. Pada musim 2015-2016, gelandang 27 tahun sempat membela T-Team Malaysia dan Manang Marshyangdi, sebelum kemudian mulai 2017 berseragam Persija lagi hingga kini. ***


wwwwww