Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua DPD RI Ajak Elemen Bangsa Gotong Royong Tekan Covid-19
Politik
14 jam yang lalu
Ketua DPD RI Ajak Elemen Bangsa Gotong Royong Tekan Covid-19
2
Terapkan New Normal, DPR Minta Pemerintah Tak Tergesa-gesa
Peristiwa
13 jam yang lalu
Terapkan New Normal, DPR Minta Pemerintah Tak Tergesa-gesa
3
Petani Mengamuk, Lalu Bacok Istri hingga Tewas Mengenaskan
Umum
13 jam yang lalu
Petani Mengamuk, Lalu Bacok Istri hingga Tewas Mengenaskan
4
Dugaan Gratifikasi, KPK Tangkap Mantan Sekretaris MA Nurhadi dan Menantunya di Jakarta Selatan
Hukum
14 jam yang lalu
Dugaan Gratifikasi, KPK Tangkap Mantan Sekretaris MA Nurhadi dan Menantunya di Jakarta Selatan
5
Syarief Hasan : Tap MPRS No. XXV/1966 Beri Kepastian Hukum dalam RUU HIP
Politik
13 jam yang lalu
Syarief Hasan : Tap MPRS No. XXV/1966 Beri Kepastian Hukum dalam RUU HIP
6
DMI: Kapasitas Masjid Hanya Boleh 40 Persen Saat New Normal
Kesehatan
13 jam yang lalu
DMI: Kapasitas Masjid Hanya Boleh 40 Persen Saat New Normal
Home  /  Berita  /  GoNews Group
Sepakbola Piala Presiden 2019

Teco Sesalkan Insiden Pemukulan Pelatih Semen Padang FC

Teco Sesalkan Insiden Pemukulan Pelatih Semen Padang FC
Rabu, 13 Maret 2019 01:10 WIB
Penulis: Azhari Nasution
BEKASIPelatih Bali United FC, Stefano Cuggura "Teco" menyesalkan insiden pemukulan terhadap Pelatih Semen Padang FC Syafrianto Rusli oleh pendukung Kabau Sirah setelah pertandingan di Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi pada Senin (11/3/2019) malam.

Di laga kedua babak penyisihan Grup B Piala Presiden itu, Semen Padang FC kalah 1-2 dari Bali United. Kekalahan itu memastikan kalau tim asal Sumatera Barat tersebut gagal lolos ke babak delapan besar.

"Saya lihat dua tim sudah kerja keras, saya pikir suporter harusnya apresiasi, jadi saya lihat suporter sangat buruk buat sepak bola Indonesia, karena setelah pertandingan ada suporter masuk ke lapangan pertandingan buat pukul pelatih tim sana," kata Teco dalam jumpa pers usai pertandingan.

Usai pertandingan sejumlah soporter Semen Padang merangsek ke dalam lapangan. Bahkan, terlihat ada yang berupaya memukul mantan pelatih PSPS Pekanbaru, Kepulauan Riau tersebut.

"Di sepak bola suporter harus tahu hasil akhir bisa menang bisa kalah, apapaun hasil di sepak bola, suporter harus terima. Kenapa? ini sepak bola seportif, contoh (pemukulan) seperti ini buat indonesia sangat buruk," kata pelatih asal Brasil ini.

Teco mengatakan, suporter semestinya berada di tribun penonton. Apapun yang dilakukan di tribun tak masalah asal tidak melanggar ketentuan.

"Di atas sana kamu boleh teriak apapun, kamu sudah bayar beli tiket. Kamu boleh teriak apa-apa, sangat bagus tidak ada masalah. Tapi hari ini suporter masuk ke lapangan, dia pukul pelatih, saya lihat sendiri," katanya. 


wwwwww