Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Syaifullah Tamliha Tekankan Pentingnya Batasan Akses Data di RUU PDP
DPR RI
24 jam yang lalu
Syaifullah Tamliha Tekankan Pentingnya Batasan Akses Data di RUU PDP
2
DPR Ingin RI-Turki segera Temukan Vaksin Covid-19
DPR RI
23 jam yang lalu
DPR Ingin RI-Turki segera Temukan Vaksin Covid-19
3
6 Hal yang Harus Dilakukan Pemerintah Serap Anggaran Penanggulangan Covid-19
DPR RI
23 jam yang lalu
6 Hal yang Harus Dilakukan Pemerintah Serap Anggaran Penanggulangan Covid-19
4
Belasan Juta Data Digital sudah Bocor, Sukamta Pertanyakan Kerjasama Data Center Indonesia-Perancis
DPR RI
22 jam yang lalu
Belasan Juta Data Digital sudah Bocor, Sukamta Pertanyakan Kerjasama Data Center Indonesia-Perancis
5
Arya Gerryan Dijagokan Masuk Skuad Inti Timnas U 19
Sepakbola
20 jam yang lalu
Arya Gerryan Dijagokan Masuk Skuad Inti Timnas U 19
6
Pemain Bali United FC Antusias Latihan di Tengah Pandemi Covid 19
Sepakbola
20 jam yang lalu
Pemain Bali United FC Antusias Latihan di Tengah Pandemi Covid 19
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Di Sidrap, Sulawesi Selatan, Sandi: Stop Impor Beras!

Di Sidrap, Sulawesi Selatan, Sandi: Stop Impor Beras!
Kamis, 28 Maret 2019 18:31 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
SIDRAP - Sandiaga Salahuddin Uno secara tegas menyatakan tidak akan mengimpor beras saat petani panen. Hal ini dikemukakannya di sosialisasi atau kampanye terbuka di Pantai Kering, Pangkajenne Sidendreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan, Kamis (28/3/2019).

"Sidrap adalah lumbung padi nasional. Tadi saya bertemu dengan pengusaha muda beras,  Haji  Rahman. Produksi berasmya surplus. Tapi tidak bisa ekspor karena beras Indonesia paling mahal. Ini karena biaya produksinya yang tinggi, karena pupuk dan obat-obatan pertanian yang mahal," terang Sandi dihadapan ribuan masyarakat Sidrap.

Sandi berjanji akan memperbaiki distribusi pupuk dan obat-obatan sehingga harganya terjangkau dan menurunkan biaya produksi beras.

Eks wakil gubernur DKI ini, mengaku berhutang dengan para petani Sidrap, karena memasok beras untuk warga  DKI.

"DKI melalui PT Food Station Tjipinang Jaya membeli beras dari Sidrap untuk menjaga stabilitas harga beras agar terjangkau oleh masyarakat DKI. Ini juga yang akan kami lakukan dalam skala nasional, membeli langsung dari para petani, sehingga memangkas rantai distribusi. Bersama Prabowo Sandi, petani Indonesia sejahtera dan bersama-sama mewujudkan swasembada pamgan di Indonesia," terang Sandi.

Sandi juga menyampaikan bahwa bersama Prabowo Subianto akan  fokus pada ekonomi. Terutama untuk harga-harga kebutuhan pokok yang stabil terjangkau juga penyediaan serta penciptaan lapangan kerja.***


wwwwww