Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
Olympic
20 jam yang lalu
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
2
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
Olympic
20 jam yang lalu
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
10 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
19 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
5
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Sepakbola
20 jam yang lalu
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
6
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Sepakbola
20 jam yang lalu
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Home  /  Berita  /  Badminton

'Digoda' TKN Jokowi, Demokrat: Maaf, Kami Bukan Oportunis

Digoda TKN Jokowi, Demokrat: Maaf, Kami Bukan Oportunis
Minggu, 28 April 2019 16:27 WIB
JAKARTA - Setelah Partai Amanat Nasional (PAN), giliran Partai Demokrat mendapat 'godaan' bergabung dengan koalisi pro pemerintah.

Partai pimpinan Susilo Bambang Yudhoyono itu tergodakan? 

Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Rachland Nasidik menegaskan, partainya masih setia bersama koalisi Prabowo-Sandi.

"Kami dikenal sebagai anggota koalisi yang kritis, bukan oportunis. Kami tidak meninggalkan kawan yang sedang mengalami kesulitan," ujar Rachland di Jakarta, Minggu (28/4).

PAN tengah menjadi sorotan setelah sang ketum, Zulkifli Hasan tampak berbincang akrab dengan Jokowi di Istana.

Wacana bergabungnya Partai Demokrat dalam Koalisi Indonesia Kerja dilontarkan.

Sebelumnya, Wakil Ketua TKN Jokowi-Maruf, Abdul Kadir Karding menyatakan, ada kemungkinan bergabungnya Partai Demokrat dalam Koalisi Indonesia Kerja.

Menurut dia, ini wacana cukup wajar mengingat komunikasi Jokowi dengan SBY maupun putra sulungnya, Agus Harimurti berlangsung cukup baik.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Rmol.co
Kategori:Badminton, Olympic, Voli, Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww