Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
Umum
7 jam yang lalu
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
2
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
Metropolitan
16 jam yang lalu
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
3
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
Umum
9 jam yang lalu
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
4
Gibran Tak Penuhi Syarat Wapres Usai Putusan MA, Bola Panas Kini di Tangan Prabowo
Umum
10 jam yang lalu
Gibran Tak Penuhi Syarat Wapres Usai Putusan MA, Bola Panas Kini di Tangan Prabowo
5
‎Pulogebang Terima Apresiasi Rp100 Juta dari PAM JAYA Berkat Perluasan Layanan Air
Metropolitan
23 jam yang lalu
‎Pulogebang Terima Apresiasi Rp100 Juta dari PAM JAYA Berkat Perluasan Layanan Air
6
KPK Geledah PT Djarum Kudus, Dugaan Manipulasi Cukai Belasan Tahun Rugikan Negara Triliunan
Hukum
12 jam yang lalu
KPK Geledah PT Djarum Kudus, Dugaan Manipulasi Cukai Belasan Tahun Rugikan Negara Triliunan
Home  /  Berita  /  DKI Jakarta

Ngarep jadi Jaksa Agung, Kapitra Ampera Ngaku Sudah Kehilangan Banyak Teman Sejak Dukung Jokowi

Ngarep jadi Jaksa Agung, Kapitra Ampera Ngaku Sudah Kehilangan Banyak Teman Sejak Dukung Jokowi
Rabu, 01 Mei 2019 14:23 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy

JAKARTA - Mantan pengacara Habib Rizieq, Kapitra Ampera, mengaku pesimis lolos ke Senayan. Pasalnya, raihan suara yang Ia peroleh
saat ini masih jauh dari harapan.

Namun demikian, Kapitra mengaku telah menjadi korban kecurangan, baik di lingkup internal maupun faktor eksternal. Kapitra menyebutkan, selama masa kampanye ini, dia sudah berusaha maksimal.

Dia juga mengaku sudah turun dari satu desa ke desa lain. Dapil 2 Riau ini terdiri dari Kabupaten Kampar, Pelalawan, Indragiri Hulu (Inhu), Indragiri Hilir (Inhil), dan Kuansing.

"Awalnya perhitungan suara saya mencapai 280 ribu. Karena ada kecurangan ya sekarang adalah antara 70 ribu sampai 80 ribu suara," kata Kapitra.

Namun menurut Kapitra, kalahnya ia dalam Pileg 2019, tak membuat ia patah arang, ia justru mengaku berharap tetap bisa duduk di kabinet Jokowi-Ma’ruf.

Bahkan ia punya harapan tersendiri kepada Presiden Jokowi. Di tengah masa hitung-hitungan hasil pemilu, secara terbuka Kapitra menyampaikan harapan dapat dipilih menjadi Jaksa Agung.

"Saya kan sudah jungkir balik, berdarah-darah. Saya berharap kepada Pak Jokowi untuk bisa diberi kesempatan. Kalau sesuai dengan bidang saya itu, ya, Jaksa Agung," ujar Kapitra kepada wartawan, Selasa (30/4/2019).

Kapitra menyatakan, dari jenjang sarjana sampai strata tiga, dia konsisten menempuh bidang hukum. Dia juga mengatakan sudah cukup berpengalaman sebagai praktisi hukum, khususnya sebagai advokat.

"Sesuai dengan bidang saya, ya, kalau boleh ya Jaksa Agung," kata Kapitra.

Kapitra juga mengatakan, Dirinya kehilangan banyak teman dan relasi gara-gara pindah haluan mendukung Jokowi. Seperti diketahui, pria yang juga pernah menjadi pengacara Habib Rizieq Syihab ini sebelumnya berada di kubu oposisi.

"Saya kehilangan banyak teman. Pengorbanan saya sudah cukup banyak. Rumah sampai dimolotov dan sebagainya," kata Kapitra.***

wwwwww