Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Taman Bendera Pusaka Raih Seoul Design Award, Komisaris PT ITJ: Legacy Pramono Anung Diakui Dunia
Metropolitan
16 jam yang lalu
Taman Bendera Pusaka Raih Seoul Design Award, Komisaris PT ITJ: Legacy Pramono Anung Diakui Dunia
2
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
Olympic
3 jam yang lalu
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
3
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Sepakbola
3 jam yang lalu
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
4
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
Olympic
3 jam yang lalu
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
5
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
3 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
6
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Sepakbola
3 jam yang lalu
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Home  /  Berita  /  Badminton

Bayi Asal Kuansing dengan Berat Badan 8 Ons Dirawat RS Sungai Dareh Dharmasraya, Harapkan Bantuan Para Dermawan

Bayi Asal Kuansing dengan Berat Badan 8 Ons Dirawat RS Sungai Dareh Dharmasraya, Harapkan Bantuan Para Dermawan
Bayi bernama Najwa asal Sungkai Kuantan, Kecamatan Teluk Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau dirawat di RSUD Sungai Dareh, Dharmasraya, Sumbar.
Jum'at, 10 Mei 2019 22:39 WIB
Penulis: Eko Pangestu
DHARMASRAYA - Seorang bayi yang lahir dengan berat badan sangat rendah, hanya 800 gram atau 8 ons, kini dirawat di RSUD Sungai Dareh, Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat (Sumbar).

Bayi tersebut bernama Najawa, anak kedua dari pasangan Suarni (22 tahun) dan Legiso (33 tahun), warga asal Sungkai Kuantan, Kecamatan Teluk Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Provinsi Riau.

Saat ditemui di Ruang Perawatan Bayi RSUD Sungai Dareh, Suarni mengatakan, ia sudah hampir satu bulan menunggui anaknya yang dirawat pasca kelahiran beberapa bulan lalu.

"Saat lahir berat badannya hanya 800 gram atau 8 ons. Sampai saat ini masih dirawat di ruangan perawatan bayi ini. Kami orang tak mampu, sangat butuh bantuan dana untuk perawatan bayi kami," katanya.

Suarni mengaku biaya perawatan cukup tinggi, sementara suaminya hanya bekerja sebagai tukang dodos buah sawit di daerah Sungkai Kuantan, Kecamatan Teluk Kuantan, Kabuapaten Kuantan Singingi, Riau.

Bantuan dari Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi, menurut Suarni, sampai saat ini belum ada. "Kami sangat berharap ada yang membantu dalam biaya perawatan bayi kami ini," katanya dengan nada sedih.

Bagi pembaca yang terketuk hati ingin membatu dan meringankan biaya perawatan bayi Najawa yang saat ini dalam perawatan di RSUD Sungai Dareh, bisa menyalurkan bantuan ke rekening bank orang tua Najawa dengan nomor Rek BRI 7482-01-003270-53-0 atas nama Legiso. (ep)

wwwwww