Loading...    
           

Kaki Palsu Buatan Anak Dumai Ini Bisa Dipakai untuk Berlari dan Mengendarai Mobil Bertransmisi Manual

Kaki Palsu Buatan Anak Dumai Ini Bisa Dipakai untuk Berlari dan Mengendarai Mobil Bertransmisi Manual
Andri Gunawan penyandang tuna daksa sekaligus pemilik bengkel Kaki Palsu di Kota Dumai
Rabu, 26 Juni 2019 12:28 WIB
Penulis: Muhammad Ridduwan
DUMAI - Kaki palsu buatan Andri Gunawan di Dumai ini bisa digunakan penyandang tuna daksa untuk berlari dan membawa mobil bertransmisi manual.

Andri Gunawan pria berusia 26 tahun tersebut merupakan penyandang tuna daksa, dimana kedua kaki miliknya tersebut harus diamputasi akibat luka infeksi yang telah dideritanya saat duduk dikelas 3 sekolah dasar.

Kehilangan kedua bagian tubuh untuk menopang badannya tersebut tidak membuat dirinya patah arang, dimana dia terus berselancar di dunia maya untuk mencari ilmu terkait apa yang dideritanya.

Ditahun 2016 akhir, dirinya berkenalan dengan Sugeng Siswoyudono melalui akun Facebook, dan dirinya sempat bercerita keinginan untuk datang dan belajar di bengkel yang terletak di Kabupaten Mojokerto.

"Saya berangkat ke rumah pak Sugeng pada awal tahun 2017 hanya berbekalkan ongkos serta biaya untuk membuat kaki palsu untuk saya, dikarenakan kaki palsu yang telah saya miliki kurang nyaman untuk di pakai," kata Andri Gunawan kepada GoRiau.com, Rabu (26/6/2019).

Selama satu bulan dirinya berada dibengkel tersebut, dimana dirinya menunggu kaki palsu yang dipesankan kepada Sugeng.

"Saya juga ikut belajar membuat kaki palsu disana, dua kali saya datang ke Mojokerto untuk belajar dari tahap awal pembuatan kaki palsu hingga tahapan akhirinya," katanya.

Hasil belajar dari bengkel Sugeng, Andri mendapatkan perbedaan kualitas dan kenyaman dalam menggunakan kaki palsu, sehingga dirinya bisa menggunakan kaki yang berbahan fiber dan spon untuk berlari dikarenakan beban yang sangat ringan.

"Pada pergelangan kaki palsu terdapat per, sehingga saya juga bisa membawa mobil manual," katanya.

Dengan telah berdirinya bengkel Andri Kapal (Kaki Palsu) di jalan Ombak Gang Murni II berkat bantuan dari Perusahaan Listrik Negara (PLN) pusat, Andri mengaku bisa menyelesaikan pembuatan satu kaki palsu selama 4 jam.

"Untuk biaya pembuatan satu kaki palsu Rp 2 juta, harga ini untuk membantu kawan-kawan penyandang tuna daksa yang sama seperti saya," katanya kembali.

Pria pecinta Vespa ini juga menyebutkan, saat ini dirinya berharap ada pihak yang bisa membantu pembuatan kamar menginap tuna daksa dibengkel miliknya tersebut.

"Kamar itu sangat penting, dikarenakan bisa membantu beban biaya kawan-kawan tuna daksa dari luar daerah, seperti dari Sumatera Barat dan Jambi," kata pria lulusan SMK tersebut.

Hingga saat ini, Andri telah menyelesaikan 30 kaki palsu, dimana 20 kaki palsu dipesan oleh PLN wilayah Riau untuk disebar dibeberapa kota dan kabupaten Provinsi Riau. ***


       
        Loading...    
           
wwwwww