Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
22 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
18 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
3
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
18 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
4
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
14 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
5
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
14 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
6
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
13 jam yang lalu
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
Home  /  Berita  /  Lingkungan
Siaran Pers

Reydonnyzar Ajak Perantau Minang Dorong Silokek jadi Bagian dari 'Unesco Global Geopark'

Reydonnyzar Ajak Perantau Minang Dorong Silokek jadi Bagian dari Unesco Global Geopark
Reydonnyzar Moenek | Dok. Forum Minang Maimbau (FMM
Sabtu, 06 Juli 2019 23:14 WIB
JAKARTA - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia, Reydonnyzar Moenek, mengajak seluruh masyarakat perantauan Minang untuk ikut serta mempromosikan Silokek sebagai destinasi wisata unggulan di Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat dan menembus 'Unesco Global Geopark'.

Hal itu disampaikan Donny saat menghadiri acara Silaturahim dan Halal Bihalal Forum Minang Maimbau (FMM) di Hotel Mercure, Cikini, Sabtu (6/7/2019).

Dalam acara yang juga dihadiri oleh Anggota DPR RI, H. Refrizal, Mantan Menteri Perindustrian, Fahmi Idris, Mantan Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Fasli Djalal, Admin Forum Minang Maimbau Firdaus HB., dan masyarakat perantau Minang lainnya, Donny menjelaskan bahwa geopark Silokek dapat menjadi bagian dari Unesco Global Geopark (UGG). Artinya, Silokek dapat dikembangkan menjadi destinasi wisata Internasional.

“Dukungan semua pihak sangat diperlukan karena banyak persyaratan yang harus dipenuhi. Untuk menjadi geopark dunia, butuh dukungan semua pihak,” tegasnya.

Donny menambahkan, geopark Silokek merupakan aset bagi pengembangan pariwisata di Kabupaten Sinjunjung dan Provinsi Sumatra Barat.

Pusat Informasi Geopark Nasional Silokek berada di simpang Tugu Muaro Sijunjung. Geopark Silokek, memiliki keindahan alam eksotik yang merupakan warisan geologi dan budaya dengan memiliki keragaman fauna dan flora.

“Salah satu pemandangan yang menarik di geopark Silokek adalah adanya aneka batuan yang terdiri dari kelompok batuan gamping, sedimen, metamorf, dan granit,” jelas pria yang pernah menjabat sebagai Pj. Gubernur Sumatera Barat ini.

Secara geologis, bebatuan di kawasan Silokek berumur kurang lebih 359 juta tahun. Geopark Silokek dianggap melengkapi dua geopark lainnya yang sudah ada di Sumatera Barat, yaitu Geopark Ngarai Sianok di Kabupaten Agam, dan Geopark Sawahlunto di Kota Sawahlunto.

Donny juga menjelaskan bahwa Silokek sebagai salah satu destinasi wisata telah didukung dengan akses jalan yang memberikan kemudahan transportasi. Diharapkan, pengembangan Silokek sebagai destinasi wisata Internasional juga dapat memberikan manfaat bagi ekonomi masyarakat.

“Pengembangan geopark Silokek mampu membuka peluang bagi pengembangan ekonomi rakyat melalui berbagai program utama oleh pemerintah. Dengan adanya geopark Silokek ini nantinya sangat bisa berkontribusi untuk pengembangan wisata di Sumbar,” ujar Donny.

Menurut Donny, saat ini Indonesia telah memiliki dua geopark dengan status UNESCO Global Geopark, yakni Geopark Batur (Batur UNESCO Global Geopark) di Bali, dan Geopark Gunung Sewu di Jawa Tengah dan DI Yogyakarta.

Sementara Sumbar, memiliki Silokek, Ngarai Sianok-Maninjau dan Sawahlunto yang berstatus sebagai Geopark Nasional. Di dalam kawasan tiga geopark tersebut, ada keanekaragaman hayati yang dikelola oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dan cagar biosfer LIPI.

Meskipun memiliki potensi yang sangat besar sebagai destinasi wisata geopark, pengembangan Silokek harus juga ditunjang dengan pembangunan infrastruktur yang mendukung. Oleh karena itu, Donny meminta agar masyarakat perantau Minang yang tergabung dalam FMM turut memberi sumbangan pemikiran, saran, dan bantuan lainnya untuk pengembangan pariwisata di Sumatera Barat.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Sumatera Barat, DKI Jakarta, Lingkungan, Badminton
wwwwww