Gerindra: Salah Satu Syarat Rekonsiliasi adalah Pulangnya Habib Rizieq

Gerindra: Salah Satu Syarat Rekonsiliasi adalah Pulangnya Habib Rizieq
Selasa, 09 Juli 2019 14:13 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy

JAKARTA - Partai Gerinda mengaku siap untuk melaksanakan rekonsiliasi dengan pihak Jokowi. Namun demikian, salah satu syaratnya adalah pemerintah wajib memulangkan Habib Rizieq Sihab ke Indonesia

Hal ini diungkapkan Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani kepada wartawan di kompleks parlemen, Jakarta, Selasa (9/7/2019).

Ia menegaskan, kepulangan Habib Rizieq Shihab ke Indonesia menjadi salah satu syarat Ketua Umumnya, Prabowo Subianto untuk rekonsiliasi dengan Jokowi.

"Rekonsiliasi itu bukan sekadar lip service, bukan sekadar dagangan politik, bukan sekadar bualan. Tapi islah menjadi sesuatu yang memang keharusan ketika proses itu terjadi," jelas Muzani.

Muzani melanjutkan, syarat lainya selain memulangkan Habib Rizieq, pihaknya juga meminta pemerintah segera membebaskan tokoh tokoh dan warga yang ditahan oleh Kepolisian karena berbeda pendapat dengan pemerintah saat pilpres 2019 lalu.

"Bukan hanya itu, tapi keseluruhan. Kemarin-kemarin kan banyak ditahan, bahkan jumlahnya mencapai ratusan orang," ucapnya.

Muzani menyebutkan, tujuan dari adanya syarat tersebut agar perbedaan pendapat menjadi sesuatu yang cair di bangsa ini. "Nah, energi baru ini yang kemudian harus kita pupuk untuk membangun Indonesia," tutur Muzani.

Soal pertemuan antara Prabowo dengan Jokowi kata Muzani, ia meyakini pasti akan terjadi. Tetapi kapan waktu pertemuan itu, Ia belum bisa memberi kepastian.

Ia juga mengingatkan, pada 2014 lalu, dimana Prabowo tidak memiliki dendam dan menemui Jokowi jelang pelantikan.

"Waktu itu saya ingat 17 Oktober pertemuan itu terjadi, tiga hari sebelum pak Jokowi dilantik. Pak Jokowi menemui Pak Prabowo," katanya.

"Dan saya pun memprediksi pertemuan kali ini akan terjadi. Tapi kapannya itu yang saya belum bisa memberi jawaban. Karena keduanya sama - sama sibuk. Pak Prabowo juga memiliki agenda dan kesibukan yang padat, demikian juga Pak Jokowi," pungkasnya.***


wwwwww