Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
13 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
12 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
3
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
Metropolitan
19 jam yang lalu
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
4
Jet Pribadi Jatuh di Palm Beach, Kecelakaan Maut Tewaskan Sembilan Penumpang
Internasional
12 jam yang lalu
Jet Pribadi Jatuh di Palm Beach, Kecelakaan Maut Tewaskan Sembilan Penumpang
5
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Umum
11 jam yang lalu
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
6
Kapolri Jenderal Suyudi Ancam Pidana Anggota Polri dan BNN yang Isap Vape Narkotika
Umum
12 jam yang lalu
Kapolri Jenderal Suyudi Ancam Pidana Anggota Polri dan BNN yang Isap Vape Narkotika
Home  /  Berita  /  Riau

DPR: Kendala Pembangunan Tol Pekanbaru-Dumai Harus Segera Diselesaikan

DPR: Kendala Pembangunan Tol Pekanbaru-Dumai Harus Segera Diselesaikan
Anggota Komisi VI DPR RI Wahyu Sanjaya usai meninjau pelaksanaan pengerjaan tol Pekanbaru - Dumai bersama Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VI DPR RI di Pekanbaru, Provinsi Riau, Rabu (10/7/2019).
Kamis, 11 Juli 2019 21:50 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
PEKANBARU - Pengerjaan pembangunan tol Pekanbaru - Dumai oleh PT. Hutama Karya (HK) yang ditunjuk sebagai pelaksana sudah cukup baik, hanya saja masih terdapat beberapa kendala, seperti masalah dana Pinjaman Modal Negara (PMN) yang belum cair.

Kendala lainnya adalah soal izin pakai kawasan hutan, hingga jalur pipa gas milik PT. Chevron yang dilalui oleh pembangunan tol ini.

Terkait hal ini, Anggota Komisi VI DPR RI Wahyu Sanjaya mendorong berbagai kendala ini agar segera diselesaikan. "Hanya ada sedikit pembebasan lahan yang bermasalah. Dan seperti yang sudah dijelaskan (oleh Direksi Hutama Karya), bahwa minggu ini sudah dapat diselesaikan,” ungkap Wahyu usai meninjau pelaksanaan pengerjaan tol Pekanbaru - Dumai bersama Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VI DPR RI di Pekanbaru, Provinsi Riau, Rabu (10/7/2019) kemarin.

Untuk diketahui, Tim Kunspek ini dipimpin Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Azam Azman Natawijana.

Sementara untuk pipa gas milik PT. Chevron yang dilintasi jalan tol ini kata dia, Hutama karya dalam waktu dekat ini akan mengadakan workshop bersama SKK Migas dan PT. Chevron untuk mengambil langkah-langkah, agar kendala yang ditemui itu dapat segera diselesaikan.

Di sisi lain, legislator Partai Demokrat itu berharap perizinan dan peraturan yang dikeluarkan oleh Pemerintah untuk mendukung pembangunan tol ini bisa dipercepat, sehingga konstruksinya berjalan dengan baik.

"Karena apabila pembebasan lahannya saja yang jalan, akan tetapi izin untuk konstruksinya tidak selesai, pihak Hutama Karya selaku penanggung jawab pengerjaan tol tersebut tidak bisa melaksanakan tugasnya untuk menyelesaikan pembangunan tepat waktu,” tandas Wahyu.

Politisi dapil Sumatera Selatan II ini menambahkan, proses perizinan dan pinjam pakai kawasan hutan dari Pemerintah cukup lama, karena itu ia meminta kepada Hutama Karya untuk bisa menjelaskan secara rinci kendala-kendala yang dihadapai terkait perizinan.

"Nantinya setelah dijelaskan secara rinci, agar dapat dibahas pada saat rapat dengar pendapat dengan Komisi VI DPR RI dan Hutama Karya. Untuk masuk ke dalam kesimpulan dan dapat ditindaklanjuti oleh pemerintah," pungkasnya.***

wwwwww