Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Remaja 13 Tahun Ini Lulus dengan Empat Gelar Sarjana Hanya Dalam Waktu Dua Tahun
Internasional
22 jam yang lalu
Remaja 13 Tahun Ini Lulus dengan Empat Gelar Sarjana Hanya Dalam Waktu Dua Tahun
2
Syarief Hasan: Tap MPRS RI XXV/1966 harus Masuk di RUU HIP
Politik
19 jam yang lalu
Syarief Hasan: Tap MPRS RI XXV/1966 harus Masuk di RUU HIP
3
Aplikasi Android Edit Video yang Populer Ini Ternyata Sangat Berbahaya, Ayo Hapus Segera
Umum
16 jam yang lalu
Aplikasi Android Edit Video yang Populer Ini Ternyata Sangat Berbahaya, Ayo Hapus Segera
4
76,7 Persen Pasien Covid-19 di Indonesia Alami Gejala Ini
Kesehatan
21 jam yang lalu
76,7 Persen Pasien Covid-19 di Indonesia Alami Gejala Ini
5
Pemerintah Diminta Penuhi Kebutuhan Sarpras 'e-Learning'
Pendidikan
13 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Penuhi Kebutuhan Sarpras e-Learning
6
Berisiko Kematian, Eropa Larang Pemakaian Chloroquine Obati Pasien Covid-19, Indonesia Tetap Gunakan
Kesehatan
23 jam yang lalu
Berisiko Kematian, Eropa Larang Pemakaian Chloroquine Obati Pasien Covid-19, Indonesia Tetap Gunakan
Home  /  Berita  /  Riau

Aksi Premanisme di SPBU Tenayan Raya, PT KMS Laporkan Ormas Ini ke Polisi dan Komisi III DPR

Aksi Premanisme di SPBU Tenayan Raya, PT KMS Laporkan Ormas Ini ke Polisi dan Komisi III DPR
Aksi penyegelan SPBU yang diduga dilakukan salah satu ormas di Pekanbaru. (Istimewa)
Sabtu, 13 Juli 2019 23:26 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
PEKANBARU - Pihak PT Karya Mandiri Sejahtera, Pengelola SBBU di Tenayan Raya Pekanbaru, Riau, merasa terganggu dan terusik dengan aksi premanisme yang dilakukan salah satu ormas beberapa hari lalu.

Aksi tidak terpuji tersebut, secara otomatis telah menggangu layanan BBM dan Gas LPG Subsidi. Dimana SPBU tersebut merupakan salah satu aset negara dalam menyalurkan BBM bersubsidi.

Pihak PT Karya Mandiri Sejahtera pun tidak mentolerir aksi premanisme dan reprsif yang dilakukan ormas tersebut. Selain melaporkan Ormas itu ke Kepolisian, pihak PT Karya Mandiri Sejahtera juga akan melaporkan kasus tersebut ke Komisi III DPR RI.

"Kami sudah laporkan aksi ormas di SPBU yang dikelola Pak Irvan Herman itu ke Polisi," ujar Humas PT Karya Mandiri Sejahtera, Antoni kepada GoNews.co, Sabtu (13/7/2019) malam.

Antoni menilai, tindakan ormas tersebut merupakan bentuk perlawanan terhadap negara. "Ini jelas merugikan aset negara, juga merugikan masyarakat banyak. Tidak hanya ke Polisi, kami juga akan melaporkan kejadian ini ke komisi III DPR RI, agar bisa mengawasi kinerja aparat dalam menangani kasus ini," paparnya.

Pihaknya lanjut Antoni, juga akan melaporkan aksi premanisme ini ke DPRD Kota Pekanbaru agar dapat mempelajari siapa saja yang terlibat dalam tindakan ini. "Langkah cepat kami sekarang, yakni meminta bantuan pihak aparat dalam hal ini Polisi dan TNI untuk menjaga aset negara yang dikelola perusahaan kami," tegasnya.

Menurut Antoni, SPBU yang dikelola PT Karya Mandiri Sejahtera, berdiri di atas tanah yang sah, dengan Sertifikat Hal milik tahun 2001 dan mendapat izin resmi dari pemerintah pusat hingga daerah.

"Dengan demikian, pemerintah menyatakan lokasi ini tidak ada masalah digunakan sebagai perusahaan penyaluran minyak negara kepada masyarakat.Jika ada yang menghambat berarti sudah bisa dikategorikan perbuatan melawan negara dan merugikan aset negara," pungkasnya.***


wwwwww