Polda Metro Bantah Intimidasi Wartawan yang Berencana Liput Demo Buruh di DPR

Polda Metro Bantah Intimidasi Wartawan yang Berencana Liput Demo Buruh di DPR
Jum'at, 16 Agustus 2019 15:33 WIB
Penulis: C. Karundeng
JAKARTA - Pihak Polda Metro Jaya membantah adanya intimidasi terhadap wartawan yang berencana melakukan liputan aksi demo buruh di gedung parlemen Senayan.

Hal ini diungkapkan Kasubdit Resmob Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kompol Handik Zusen.

Ia memastikan kalau anggotanya tidak melakukan intimidasi kepada wartawan saat aksi unjuk rasa di depan gedung DPR RI Jumat (16/8/2019).

Menurut Handik, sebelumnya memang terjadi pengamanan bersifat preventif oleh Buser yang mengamankan demo. Anggota yang sempat bersinggungan dengan wartawan adalah anggota Buser di bawah kepemimpinan Kabag BinOps Polda Metro Jaya AKBP Fanani.

"Itu bukan anggota resmob kebetulan Ipda Joko yang melerai dan Pak Joko lagi pakai kaos putih ada logo Resmob," ujar Handik klarifikasi Jumat (16/8/2019).

Ia juga menegaskan, kalau Anggotanya di sana tidak ada yang bersinggungan dengan wartawan. Oleh karenanya ia menepis kabar angin yang menyebut polisi intimidasi adalah anggotanya.

Sebab, ia sudah peringati anak huanya untuk hormati profesi mitra dalam artian kegiatan yang dilakukan oleh wartawan di lapangan.

"Untuk anggota resmob tidak ada yang bersinggungan dengan wartawan depan TVRI," tegas dia.

Sementara Kabag Binops AKBP Fanani enggan bicara banyak saat diklarifikasi melalui telepon seluler. Telepon yang sempat diangkat oleh Fanani hanya terdengar suara para pendemo yang sedang orasi di depan gedung DPR RI.

"Tidak ada intimidasi," singkatnya lewat pesan WhatsApp.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:GoNews Group, Peristiwa, Hukum, Pemerintahan, DKI Jakarta

wwwwww