Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
19 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
13 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
3
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
Sepakbola
13 jam yang lalu
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
4
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
13 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
5
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
14 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
6
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Hiburan
19 jam yang lalu
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Home  /  Berita  /  Badminton

Hati-hati Tangani Kasus UAS, Polisi Masih Lakukan Pengkajian Mendalam

Hati-hati Tangani Kasus UAS, Polisi Masih Lakukan Pengkajian Mendalam
Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Asep Adi Saputra. (Istimewa)
Senin, 26 Agustus 2019 15:05 WIB
JAKARTA - Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) tidak mau gegabah dalam menangani laporan terhadap Ustaz Abdul Somad terkait perkara dugaan penistaan agama.

Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Asep Adi Saputra mengatakan, Bareskrim saat ini tengah melakukan pengkajian mendalam mengenai laporan tersebut.

"Kami tidak hanya melihat dari aspek yuridisnya (hukum) saja, melainkan pertimbangan aspek sosilologis juga, kami hati-hati," kata Asep kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta.

Pertimbangan aspek sosiologis ini, kata Asep, yang sangat diperhatikan oleh pihaknya. Apalagi, Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) juga tidak setuju polemik ceramah UAS soal patung salib dibawa ke ranah hukum.

"Sampai hari ini LP masih dalam pengakajian kami, kita tunggu perkembanganya," demikian mantan Kapolres Bekasi Kabupaten ini.

Ada banyak pihak yang melaporkan UAS terkait ucapannya soal patung salib. Setidaknya, ustaz kondang asal Pekanbaru itu sudah dilaporkan empat kali, tiga di Jakarta dan satu laporan di Surabaya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Rmol.id
Kategori:Badminton, Olympic, Voli, Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww