Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
23 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
16 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
3
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
Olympic
16 jam yang lalu
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
4
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
Olympic
16 jam yang lalu
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
5
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
22 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
6
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Umum
21 jam yang lalu
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Home  /  Berita  /  Badminton

Pj Kades di Kuansing Jadi Korban Curat, Uang Desa Rp190 Juta Raib

Pj Kades di Kuansing Jadi Korban Curat, Uang Desa Rp190 Juta Raib
Aparat kepolisian melakukan olah TKP Curas yang dialami Pj Kades Seberang Sungai di Petapahan, Rabu (28/8/2019).
Rabu, 28 Agustus 2019 17:09 WIB
Penulis: Wirman Susandi
TELUKKUANTAN - Sihandri, Penjabat Kepala Desa (Pj Kades) Seberang Sungai Kecamatan Gunungtoar tak menyangka uang desa Rp190 juta raib dalam sekejap mata, dibawa kabur oleh penjahat. Ia menjadi korban pencurian dengan pemberatan (Curat).

Peristiwa ini terjadi pada Rabu (28/8/2019) pagi di Desa Petapahan, tepatnya di depan SMAN 1 Gunungtoar.

Sihandri baru saja mengambil uang dari Bank Riaukepri Telukkuantan. Uang tersebut disimpam di dalam tas dan diletalkan di kursi tengah.

Sesampai di TKP, Sihandri berhenti untuk menemui temannya yang menjadi guru di SMAN 1 Gunungtoar. Mobilnya di parkir di lingkungan sekolah.

Sekitar lima menit, ia melihat ada pengendara sepeda motor mengenakan jaket dan helm mendekati mobilnya. Merasa aneh, korban mendekat ke mobil.

Saat itu juga, ia menemukan kaca mobil sudah pecah dan tas tempat penyimpanan uang desa hilang. Kemudian, ia melaporkan peristiwa itu ke Polsek Kuantan Mudik.

Kapolres Kuansing AKBP M Mustofa membenarkan adanya peristiwa tersebut. Saat ini, Polres Kuansing dan jajaran masih menyelidiki kasus tersebut.

"Kita sedang menyelidik para pelaku," ujar M Mustofa.***

Kategori:Olympic, Badminton
wwwwww