Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
20 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
19 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
3
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
13 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
4
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
Olympic
13 jam yang lalu
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
5
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
Olympic
13 jam yang lalu
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
6
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Umum
18 jam yang lalu
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Home  /  Berita  /  Badminton

Waduh.., Seorang Polisi Curi Pipa PT Chevron, Akhirnya Diringkus Brimob

Waduh.., Seorang Polisi Curi Pipa PT Chevron, Akhirnya Diringkus Brimob
Ilustrasi (Int)
Rabu, 28 Agustus 2019 17:06 WIB
PEKANBARU - Seorang anggota Polres Rokan Hilir inisial CH ditangkap karena ketahuan mencuri pipa milik PT Chevron Pacific Indonesia (CPI) di Desa Sintong Induk Kecamatan Tanah Putih, Kabupaten Rokan Hilir, Riau.

Polisi berpangkat Brigadir itu tak sendirian, dia bersama 7 orang temannya melakukan pencurian, yakni BS, AR, BSi, BY, DH, FS, dan Af.

“CH ini bertugas di Satuan Sabhara Polres Rohil, dan tujuh orang warga sipil yang merupakan temannya, mencuri pipa setebal 6 inci milik PT CPI,” ujar Kapolres Rokan Hilir AKBP Sihit Adiwuryanto kepada GoRiau.com, Rabu (28/8/2019).

Sigit menyebutkan, mereka kepergok petugas PAM PT Chevron dari Brimob Detasemen B Rokan Hilir bersama Security Chevron. Mereka langsung diringkus brimob dan petugas satpam tanpa perlawanan.

“Brigadir CH berstatus desersi (meninggalkan tugas tanpa izin). Kita tengah proses pemberkasan kode etik. Sebelumnya kita juga sudah lakukan pemanggilan ke-2 untuk sidang kode etik, tapi yang bersangkutan tidak datang memenuhi panggilan," jelas Sigit.

Para pelaku merupakan warga Duri, Kabupaten Bengkalis yang nekat berangkat ke Rokan Hilir untuk menajalan misi pencurian pipa perusahaan minyak bumi tersebut. Setelah ditangkap brimob, mereka diserahkan ke Polres Rokan Hilir.

“Petugas juga menyita barang bukti seperti mobil truck bermerek Isuzu dengan olat nomor BM 9204 TT, alat pemotong besi, sebuah tabung gas LPG 3 kilogram, dan pipa berjumlah 43 batang dengan panjang 4 meter,” kata Sigit.

Atas perbuatannya, para tersangka terancam hukuman penjara maksimal tujuh tahun, sedangkan untuk CH, polisi mengagendakan siding kode etik pemberhentian dari kepolisian atas kasus lain yang pernah dilakukannya. (gs1)

Editor:Hermanto Ansam
Kategori:Beladiri, Riau, Olympic, Badminton
wwwwww