Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Arema FC Luncurkan Program Inovatif Memeriahkan Hari Ulang Tahun
Sepakbola
9 jam yang lalu
Arema FC Luncurkan Program Inovatif Memeriahkan Hari Ulang Tahun
2
Pandemi dan Persaingan Kerja Lulusan Baru
DPR RI
22 jam yang lalu
Pandemi dan Persaingan Kerja Lulusan Baru
3
Belasan Tahun Raih WTP, DPD Targetkan Zero Temuan Tahun Depan
Nasional
19 jam yang lalu
Belasan Tahun Raih WTP, DPD Targetkan Zero Temuan Tahun Depan
4
Imbas Pandemi Covid 19, Persaingan Kerja Lulusan Baru Makin Ketat
DPR RI
21 jam yang lalu
Imbas Pandemi Covid 19, Persaingan Kerja Lulusan Baru Makin Ketat
5
Jika Banyak 'Kotak Kosong' di Pilkada 2020
DPD RI
22 jam yang lalu
Jika Banyak Kotak Kosong di Pilkada 2020
6
Bamsoet Dorong Semua Komunitas Pemukiman Patuhi Protokol Kesehatan  
MPR RI
20 jam yang lalu
Bamsoet Dorong Semua Komunitas Pemukiman Patuhi Protokol Kesehatan  
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Kemerdekaan Diraih dengan Darah dan Air Mata, MPR: Mari Bersatu, Apapun Suku, Agamanya Kita Saudara

Kemerdekaan Diraih dengan Darah dan Air Mata, MPR: Mari Bersatu, Apapun Suku, Agamanya Kita Saudara
Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan didampingi Gus Ahmad Muwafiq jelang Hut MPR RI. (Muslikhin)
Kamis, 29 Agustus 2019 21:12 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan, mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk tetap bersatu dan menjaga kerukunan, antar suku serta menghormati keberegaman agama yang ada di Indonesia.

"Kemerdekaan ini kan diraih dengan darah, airmata para pejuang, ulama, santri dan masyarakat Indoneisa. Sudah seharusnya kita semua bersyukur dan solid menjaga keutuhan bangsa," ujar Zulkifli Hasan, disela-sela Tasyakuran HUT MPR ke 74 di Gedung Nusantara IV, Kompleks Senayan, Jakarta, Kamis (29/8/2019) malam.

Selama 74 tahun merdeka kata Zulhasan, sudah banyak capaian seperti demokrasi, otonomi yang luas dan lainnya. "Tapi perlu ada yang harus kita renungkan dan kita pikirkan seperti yang terjadi pada beberapa hari ini," tandasnya.

"Saya keliling daerah, temen-temen di Sumatera bilang kok kami disakiti, kemarin pas ikut acara muktamar bareng Cak Imin di Bali juga mereka merasa kami kok disakiti, kemudian ke labuhan bajo juga begitu, jadi ini seperttinya kok merasa tersakiti. Berarti ada yang harus kita luruskan. Dan di usia ke 74 tahun ini saya kira mesti lebih meningkatkan lagi persaudaraan dan bergandengan tangan," ujarnya.

Saat ditanya soal tamu undangan dalam HUT MPR RI yang dihadiri tokoh lintas agama, menurut Zulkifli Hasan adalah bentuk dari Kebhinekaan. "Soal suku, soal agama, kita ini sebanarnya sudah kelar lah, kita sudah capek diadu domba, apapun sukunya latar belakangnya, kita sama. Kita adalah satu kesatuan dalam lingkaran Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)," tegasnya.

Momen HUT MPR kali ini kata Zulhasan, Ia berharap ke depan MPR tetap menjadi penggerak wawasan kebangsaan. "MPR saya kira harus tetap memperkuat wawasan kebangsaan, tapi ingat, MPR saja tidak cukup, karena kita kan hanya sebagai gerakan yang harus diikuti semua lapisan dari tingkat pusat, DPR, Daerah, kecamatan hingga tingkat kelurahan," tandasnya lagi.

Sementara itu, Wakil Ketua MPR RI, Muhaimin Iskandar atau yang akrab disapa Cak Imin mengatakan, MPR harus tetap menjadi pilar utama penyangga persatuan dan kesatuan bangsa serta ideologi bangsa.

"Kedepan, MPR harus tetap menjadi pilar penyangga utama bangsa. Dan hari ini, kita lagi perihatin dengan kondisi saudara-saudara kita di Papua, kita berharap semua saling rangkul dan saling menebar cinta," ujar Cak Imin.***


wwwwww