Kabut Asap Makin Tebal

Akhirnya, Sebagian Sekolah di Bagansiapiapi Pulangkan Siswa Lebih Awal

Akhirnya, Sebagian Sekolah di Bagansiapiapi Pulangkan Siswa Lebih Awal
Para siswa mulai meninggalkan sekolah masing-masing karena kabut asap makin tebal (foto yan faisal)
Selasa, 03 September 2019 11:28 WIB
Penulis: Yan Faisal
BAGANSIAPIAPI - Sebagian sekolah di Kota Bagansiapiapi, Riau, akhirnya mengambil kebijaksanaan untuk memulangkan siswa lebih awal akibat kabut asap yang sudah mengisi ruangan belajar, Selasa (3/9/2019).

Pantauan GoRiau.com siang ini, sebagian anak sekolah sudah pulang, dan mereka nampak bergegas meninggalkan sekolah masing-masing. Sebagian mengatakan, mereka pulang karena sekolah membolehkan pulang karena asap sudah masuk lokal.

''Kami pulang lebih awal, tak nyaman di kelas, gelap, pengap dan gerah. Tidak konsentrasi lagi belajar,'' sebut Sultan HF (16), pelajar SMAN I Bagansiapiapi.

Para siswa juga menyebutkan, mata mereka menjadi perih dan dada terasa sesak akibat asap dimana-mana. Karena itu, pihak sekolah memulangkan lebih awal.

Seperti diberitakan GoRiau.com sebelumnya, kabut asap di Rokan Hilir, Riau semakin tebal. Bahkan, ruang belajar sudah mulai dimasuki kabut asap sementara siswa belum juga menggunakan masker saat belajar. Kondisi ini terjadi Selasa (3/9/2019).

Dari pantauan di beberapa sekolah PAUD (pendidikan anak usia dini), taman kanak-kanak, sekolah dasar, sekolah menengah pertama hingga sekolah menengah atas di Kota Bagansiapiapi, hampir sebagian besar sudah menerima kabut asap. Para guru dan siswa pun mengeluhkan kondisi ini.

''Udara pengap sekali di ruang kelas, napas kami sesak, rasanya sangat tidak nyaman,'' ujar Yus, salah seorang guru di Bagansiapiapi kepada GoRiau.com, Selasa (3/9/2019).

Sementara itu para orang tua mulai mengeluhkan kondisi anak-anak mereka yang sedang belajar. Bahkan banyak orang tua siswa menulis status di media sosial, seperti yang dilakukan Tengku Rafa. ''Semoga anak-anak diliburkan, kabut asap makin tebal," posting Tengku Rafa yang dalam beberapa menit langsung ditanggapi ratusan netizen.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Rokan Hilir HM Wan Rusli Syarief saat konfirmasi GoRiau.com, Selasa (3/9/2019) mengatakan, pihaknya tetap memonitor kondisi dan akan segera mengambil kebijakan. ''Benar kabut asap sudah mengganggu proses belajar mengajar, saat ini kita belum meliburkan, tapi jika kondisinya tak memungkinkan kita akan ambil kebijakan meliburkan,'' ucapnya.

Wan Rusli juga menghimbau kepada tenaga pendidik, orang tua siswa untuk bersabar sambil menunggu adanya kebijakan dan keputusan pihaknya untuk meliburkan sekolah. ''Dikaji dulu, dipertimbangkan, namun kita himbau siswa di sekolah agar mengurangi aktifitas di luar kelas dan memakai masker. Jika sehari dua hari ini kondisi kabut asap makin tebal, maka tak tertutup kemungkinan diliburkan,'' tutupnya. ***


wwwwww