Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
7 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Hiburan
7 jam yang lalu
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
3
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
2 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
4
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
Hukum
2 jam yang lalu
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
5
Pujian Cara Pemain Bali United Berjuang Raih Kemenangan Tandang Perdana
Sepakbola
2 jam yang lalu
Pujian Cara Pemain Bali United Berjuang Raih Kemenangan Tandang Perdana
6
Lewat Single "Cinta Baru", Briana Sukses Buka Perhelatan Jakarta Rocktober 2026
Hiburan
1 jam yang lalu
Lewat Single Cinta Baru, Briana Sukses Buka Perhelatan Jakarta Rocktober 2026
Home  /  Berita  /  Badminton

Bentrok saat Laga Persik vs PSIM, 53 Suporter Ditangkap di Kediri

Bentrok saat Laga Persik vs PSIM, 53 Suporter Ditangkap di Kediri
Selasa, 03 September 2019 18:49 WIB
KEDIRI - Aparat Kepolisian Resor Kota Kediri, Jawa Timur, menangkap 53 orang suporter setelah bentrok antarsuporter pads pertandingan Liga 2 antara Persik melawan PSIM Yogyakarta di Stadion Brawijaya, Kediri, Jawa Timur, Senin (3/9) petang.

"Kami amankan 53 orang suporter yang semuanya dalam tahapan penyelidikan. Barang-barang yang kami temukan di kendaraan bersangkutan. Ada juga yang sudah dibuang," kata Kepala Polresta Kediri AKBP Anthon Haryadi saat gelar perkara di Mapolresta Kediri," Selasa (03/9/2019).

Kapolresta mengatakan, bentrok tersebut terjadi pada Senin petang sekitar jam 17.00 WIB. Polisi langsung bertindak dan berusaha untuk mengendalikan situasi. Para suporter dari PSIM Yogyakarta melokalisir di Taman Tirtoyoso Kota Kediri.

"Kami imbau suporter Persik meninggalkan tempat. Jam 21.00 WIB meninggalkan tempat. Total ada 1.450 suporter PSIM yang ke Kediri dengan menggunakan bus, roda empat, roda dua serta kereta api," ujar dia.

Ia juga menambahkan, petugas sudah mulai memulangkan para suporter dan tinggal 53 orang. Mereka diperiksa lebih lanjut terkait dengan barang-barang yang ditemukan tersebut.

Untuk pemicunya, Kapolresta mengatakan pendukung tidak puas dengan hasil pertandingan sehingga terjadi saling lempar. Tidak diketahui pihak yang melempar terlebih dahulu.

Kapolresta mengatakan, polisi juga menemukan sejumlah fakta dari insiden tersebut dimana terjadi perusakan fasilitas taman hiburan. Selain itu, terdapat enam CCTV hilang, dua mesin kasir rusak, uang parkir sebanyak Rp1 juta hilang, tembok bagian selatan jebol, dua unit CPU rusak, 20 rambu di taman rusak, pagar kolam renang rusak, hingga warung rusak.

Bahkan, polisi turut mengamankan bom molotov, seekor kelinci yang juga diambil dari taman, sejumlah onderdil kendaraan, serta sejumlah senjata tajam.

Kapolresta sempat dialog dengan salah satu suporter yang ternyata mengambil kelinci. Yang bersangkutan mengakui mengambil kelinci itu, namun diberikan pada teman perempuannya yang juga ikut menonton. Teman perempuan dari laki-laki tersebut mengaku dirinya hanya dititipi.

Sementara itu, hingga kini puluhan suporter tersebut masih di Mapolresta Kediri. Mereka masih diproses oleh penyidik terkait dengan temuan berbagai macam barang tersebut.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Antara
Kategori:Badminton, Olympic, Beladiri, Non Olympic, Jawa Timur
wwwwww