Kabut Asap, Dari Rimbo Panjang Hingga Bangkinang Jarak Pandang Hanya Berkisar Sekitar 70 Meter

Kabut Asap, Dari Rimbo Panjang Hingga Bangkinang Jarak Pandang Hanya Berkisar Sekitar 70 Meter
Asap selimuti Kota Bangkinang 4 September 2019
Rabu, 04 September 2019 11:09 WIB
Penulis: Syawal Jose
BANGKINANG - Asap akibat kebakran hutan dan lahan di wilayah Kampar, Riau semakin tebal. Bahkan di daerah Rimbo Panjang hingga Bangkinang, jarak pandang kadang sampai 70 meter. Kondisi ini dikeluhkan warga dan pengendara.

Karena itu, BPBD Kabupaten Kampar juga sudah meminta bantuan ke BPBD Provinsi Riau dalam penanganan kebakaran lahan dan hutan di wilayah Kampar, Rabu (4/9/2019). Karena minimnya alat pemadam Karlahut.

Diberitakan sebelumnya, kebakaran hutan di wilayah Kampar terjadi di Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang. Kebakarannya terjadi sejak Selasa 3 September kemarin sehingga asap tebal menyelimuti hingga Bangkinang.

"Iya kebakarannya terjadi di Kecamatan Tambang. Semak belukar yang terbakar sekitar 2 hektare. Ini kita lagi di Kantor BPBD Riau minta bantuan penanganannya. Karena kan kita sama-sama tahu alat pemadam kita minim," ungkap Kepala BPBD Kampar, Tarmizi kepada GoRiau.com melalui telepon selulernya.

Namun Kepala BPBD Kampar ini menyebutkan asap tebal di wilayah Kampar tidak hanya disebabkan kebakaran di Rimbo Panjang. Namun juga bersumber kebakaran lahan dan hutan dari kabupaten tetangga.

"Yang kini asap tebal menyelimuti Bangkinang itu tidak hanya disebabkan oleh kebakaran di Tambang. Namun juga bersumber dari luar, kabupaten lain," sebut Tarmizi.

Ia menambahkan, bahwa pihaknya akan terus berusaha berkoordinasi dengan pihak-pihak lain dalam menangani Karhutla di wilayah Kampar.

Dari pantauan GoRiau.com, terlihat dari Bukit Candika Bangkinang jarak pandang saat ini hanya berkisar 60 meter sampai 70 meter. ***


GoNews Tragedi Hukum Tuntutan 4 Tahun Penjara dan Denda Rp3 Miliar untuk Pembakar Lahan 20x20 Meter, Kajati Harus Periksa Jaksa
GoNews Bakar Lahan 20x20 Meter, Syarifudin Dituntut 4 Tahun Penjara dan Denda Rp3 Miliar, Masyarakat Peduli Lingkungan Sebut Penegak Hukum Menyiksa Rakyat Kecil
GoNews Tak Serius Tangani Karhutla, Satu Kapolsek di Pelalawan Dicopot
GoNews Polda Riau Tetapkan PT Teso Indah dan Asisten Kebun Sebagai Tersangka Pembakaran Hutan dan Lahan
GoNews Polda Riau Tetapkan 70 Tersangka Karhutla, 3 Korporasi Disidik
GoNews Ikut Bakar Lahan, Polda Riau Tingkatkan Status PT TI ke Penyidikan, Jaksa Mengaku Belum Terima SPDP
GoNews Kabut Asap Kembali Selimuti Wilayah Kabupaten Kampar
GoNews Bakar Lahan di Riau, Berkas Perkara PT SSS Diserahkan ke Kejati Riau
GoNews Kabut Asap Tebal, Sekolah As Shofa Pekanbaru Liburkan Siswa
GoNews Polda Riau Beberkan Bukti PT SSS Sengaja Bakar Lahan, Diduga untuk Tanam Sawit
GoNews Kasus Karhutla, Polda Riau Tahan Pejabat Fungsional PT SSS
GoNews Kapolda Riau Ajak Seluruh Elemen Masyarakat Bergandengan Tangan Membangun Riau Lebih Baik
GoNews Tiba di Bumi Lancang Kuning, Kapolda Riau Berjanji Tuntaskan Karhutla Secara Profesional
GoNews Mahathir: Anda Bisa Salahkan Indonesia tapi Kebakaran Hutan dan Lahan Tetap akan Terjadi
GoNews Sejak Awal Tahun 2019 Polda Riau Tetapkan 64 Orang Tersangka Karhutla, Baru Satu yang P21
GoNews Wuih, Ternyata Ada Perusahaan HTI yang Diduga Bakar 1.300 Hektare Lahan di Rokan Hilir
GoNews Tiga Perusahaan Pembakar Hutan dan Lahan Terus Diperiksa, Salah Satunya Perusahaan Sawit Malaysia
GoNews Nekat Bakar Lahan Dekat Kantor Kejari, Warga Sumut Ditangkap Polisi
wwwwww