Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
11 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
11 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
22 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
4
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
11 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
5
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
11 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
6
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
21 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Home  /  Berita  /  Badminton

DLH Pelalawan Telusuri Perizinan Pembangunan Saluran Pembuangan Limbah Cair PT MAS

DLH Pelalawan Telusuri Perizinan Pembangunan Saluran Pembuangan Limbah Cair PT MAS
Saluran pembuangan limbah cair PT MAS melalui kebun KKPA masyarakat Dusun Tua, Pangkalan Lesung, Kamis (10/10/2019).
Kamis, 10 Oktober 2019 14:17 WIB
Penulis: Farikhin
PANGKALAN KERINCI - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pelalawan tidak menampik PT Makmur Andalan Sawit perusahaan yang berlokasi di Desa Dusun Tua, Kecamatan Pangkalan Lesung tersebut kerap membuang limbah ke sungai.

Limbah cair pabrik kelapa sawit (PKS) PT MAS kerap mencemari aliran Sungai Kerumutan, Desa Tambun.

Terkait saluran pembuangan limbah cair yang dibangun oleh PT MAD diatas kebun KKPA masyarakat Dusun Tua menuai protes. Pasalnya, line aplikasi tersebut dibangun tanpa persetujuan dari KKPA.

Kepala DLH Kabupaten Pelalawan, Syamsul Anwar mengatakan, pihaknya akan menelusuri perizinan yang dimiliki PT MAS terkait pengelolaan limbah. Dikatakannya, ada izin yang harus diselesaikan oleh perusahaan.

"Kalau dokumennya sudah dimasukkan dalan kajian line aplikasi aja. Secara dokumen sudah, tapi nanti saya cek lagi seperti apa," katanya, Kamis (10/10/2019).

Disampaikan Syamsul Anwar, pihaknya juga tidak ingin PT MAS kerap bermasalah dengan pengelolaan limbah. "Karena kita memang tak ingin lagi limbahnya dibuang lagi ke sungai," ungkapnya.

Selain tidak membuang limbah ke sungai, melalui line aplikasi diharapkan juga bisa membantu masyarakat agar limbah dapat dimanfaatkan sebagai pupuk.

"Pemanfaatan limbah jadinya. Jadi mereka tak membuang ke sungai lagi itu yang kita usahakan. Kalau masih buang limbah ke sungai nanti konflik lagi," papar Samsul Anwar, kepada GoRiau. *

Kategori:PON, Riau, Badminton
wwwwww