Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
20 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
8 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
3
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
18 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
4
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
8 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
5
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
9 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
6
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
8 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Home  /  Berita  /  Badminton

Peras Polisi Arab, Polres Bandara Soetta Didesak Minta Maaf ke Kedubes Saudi

Peras Polisi Arab, Polres Bandara Soetta Didesak Minta Maaf ke Kedubes Saudi
Kamis, 10 Oktober 2019 14:04 WIB
Penulis: Muhammad Dzulfiqar
JAKARTA - Kapolres Bandara Soetta didesak untuk segera meminta maaf kepada para korban maupun kepada pihak Kedubes Arab Saudi atas perlakuan polisi Indonesia pada Polisi Arab Saudi.

"Sebab apa yang mereka lakukan, selain memalukan bangsa Indonesia, juga akan membuat turis asing takut datang ke Indonesia," kata Ketua Presidium Ind. Police Watch, Neta S. Pane dalam rilis yang diterima GoNews.co, Kamis (10/10/2019).

Polri, kata Neta, harus bertindak tegas dengan segera memecat kedelapan polisi Indonesia itu dan jangan lagi membiarkan polisi seperti itu ada di lapangan, "apalagi bersentuhan dengan masyarakat di bandara,".

Desakan ini, menyusul terjadinya dugaan pemerasan dan penganiayaan oknum polisi Indonesia kepada lima orang polisi Arab Saudi di Bandara Soetta.

Informasi yang diperoleh IPW menyebutkan, kelima polisi Arab Saudi itu berpangkat kapten dan berencana liburan ke Indonesia, yakni ke Jakarta dan Bali. Saat masuk Bandara Soetta, mereka ditahan petugas bea cukai karena membawa delapan botol minuman beralkohol. Setelah membayar denda cukai, mereka dilepas bersama delapan botol minuman alkohol yang mereka bawa.

Tapi saat menuju mobil di areal luar bandara, kelima polisi Arab Saudi itu ditangkap oleh delapan polisi Polres Bandara Soetta berpangkat brigadir.

"Beberapa diantaranya digiring dengan senjata laras panjang dan sempat dianiaya karena melakukan perlawanan," tuturnya.

Para polisi Arab Saudi itu dibawa ke sebuah tempat dan disandera. Mereka juga diperas oleh kedelapan polisi Bandara Soetta. Setelah negosiasi, akhirnya kelima polisi Arab Saudi itu memberikan uang Rp 10 juta.

"Tapi itupun belum dilepas. Sebab kedelapan polisi Bandara Soetta itu meminta agar delapan botol minuman alkohol yang dibawa polisi Arab Saudi itu tetap disita," lanjut Neta.

Setelah bersitegang, polisi Arab Saudi pasrah minumannya disita dan akhirnya baru mereka dilepas. Lalu mereka melapor ke Kedutaannya di Jakarta. Pihak kedutaan pun langsung menyampaikan protes kepada pemerintah Indonesia. Saat itu juga Polri diperintahkan memburu kedelapan polisi Bandara Soetta yang berulah tersebut.

Lewat cctv, kedelapannya saat itu juga diciduk dan dibawa ke Propam Polda Metro Jaya. "Saat diperiksa, para pelaku mengaku minuman alkohol milik polisi Arab Saudi itu sudah habis mereka nikmati. Sementara uang Rp 10 juta sudah mereka bagi habis,". ***

wwwwww