Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Soal Kalung Corona Kementan, Ahli Epidemologi: Kecap dan Cuka juga Bisa Bunuh Virus, Tapi Jangan Sembarang Klaim
Kesehatan
20 jam yang lalu
Soal Kalung Corona Kementan, Ahli Epidemologi: Kecap dan Cuka juga Bisa Bunuh Virus, Tapi Jangan Sembarang Klaim
2
New Normal, MPR Kembali Gelar Pentas Seni Budaya Sunda dan Kuliner Lokal di 'Kota Hujan'
MPR RI
21 jam yang lalu
New Normal, MPR Kembali Gelar Pentas Seni Budaya Sunda dan Kuliner Lokal di Kota Hujan
3
Implementasi 'New Normal' Butuh Serapan Anggaran, Bamsoet Ingatkan Subsidi Kuota Pelajar dan Biaya PCR
MPR RI
18 jam yang lalu
Implementasi New Normal Butuh Serapan Anggaran, Bamsoet Ingatkan Subsidi Kuota Pelajar dan Biaya PCR
4
Tak Setuju Dibubarkan, Wakil Ketua MPR RI: OJK Perlu Direformasi
Ekonomi
21 jam yang lalu
Tak Setuju Dibubarkan, Wakil Ketua MPR RI: OJK Perlu Direformasi
5
Sherina Anggap Kalung Anti Corona Takhayul, Semoga Nyawa Tidak Melayang
Kesehatan
20 jam yang lalu
Sherina Anggap Kalung Anti Corona Takhayul, Semoga Nyawa Tidak Melayang
6
Ekspor Benur Lobster Dibuka, Fahri: Lobster Bisnisnya Nelayan Miskin
Ekonomi
20 jam yang lalu
Ekspor Benur Lobster Dibuka, Fahri: Lobster Bisnisnya Nelayan Miskin
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Polri Terbitkan Imbauan Pakem Penggunaan Medsos Anggotanya

Polri Terbitkan Imbauan Pakem Penggunaan Medsos Anggotanya
Kapolri Jenderal Pol. Idham Azis. (Ist)
Selasa, 19 November 2019 18:56 WIB
Penulis: Muhammad Dzulfiqar
JAKARTA – Kapolri Jenderal Pol. Idham Azis, melarang anggota Polri mengunggah informasi pribadi yang bisa diinterpretasi sebagai bentuk pamer kemewahan atau menggambarkan gaya hidup hedonisme di media sosial. Aturan ini juga berlaku bagi Bhayangkari dan keluarga besar Polri.

Larangan yang tertuang dalam surat telegram yang diterbitkan Kadiv Propam Polri, Irjen Pol Listyo Sigit Prabowo dengan nomor ST/30/XI/HUM.3.4/2019/DIVPROPAM tertanggal 15 November 2019 itu, meminta anggota Polri untuk menerapkan gaya hidup sederhana.

“Aturan tersebut merupakan arahan langsung Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis. Ini terkait dengan profil Polri yang berada di tengah-tengah masyarakat. Tentu anggota harus menampilkan diri sebagai Polri yang dekat dengan masyarakat. Posting hal-hal yang sifatnya pamer seharusnya dihindari. Aturan ini, juga berlaku kepada keluarga anggota Polri,” jelas Sigit di Jakarta, Sabtu (16/11/2019).

Sigit menjelaskan, aturan ini dibuat sebagai rangkaian dari reformasi mental. Tujuannya, mewujudkan Polri yang lebih dekat dan dicintai masyarakat. “Anggota Polri harus senantiasa menjaga diri. Selain itu, menempatkan diri dengan pola hidup sederhana. Baik di lingkungan internal maupun dalam kehidupan bermasyarakat,” papar mantan Kapolda Banten ini.

Sigit menegaskan, penggunaan medsos tidak dilarang bagi anggota Polri dan keluarganya. Namun, anggota Polri harus bijak dalam memanfaatkan medsos. “Gunakan medsos untuk hal yang bersifat positif. Hindari tampilan yang bersifat hedonis,”. ***


wwwwww