Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
Hukum
13 jam yang lalu
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
2
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Hukum
14 jam yang lalu
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
3
NOC Indonesia Perkuat Kolaborasi dengan ITTF, IPL Siap Gelar WTT Youth 2027 di Bali
KOI
14 jam yang lalu
NOC Indonesia Perkuat Kolaborasi dengan ITTF, IPL Siap Gelar WTT Youth 2027 di Bali
4
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
Umum
10 jam yang lalu
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
5
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
Umum
10 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
6
‎Adi Kurnia Setiadi: Bongkar Tuntas Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo
Hukum
11 jam yang lalu
‎Adi Kurnia Setiadi: Bongkar Tuntas Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo
Home  /  Berita  /  Badminton
Kompetisi Sepakbola Liga 1 2019

Dedi Kusnandar Waspada Perubahan Barito Putera di Tangan Djanur

Dedi Kusnandar Waspada Perubahan Barito Putera di Tangan Djanur
Jum'at, 22 November 2019 00:16 WIB
Penulis: Azhari Nasution
BANDUNG - Djadjang Nurdjaman dan Bandung memang tak bisa dilepaskan, ia adalah orang paling sukses mengangkat tim kebanggaan Jawa Barat, Persib Bandung menuju prestasi tertinggi. Mulai dari pemain di zaman perserikatan, hingga menjadi pelatih mempersembahkan gelar untuk Maung Bandung.

Akhir pekan ini akan berbeda, justru sang legenda bertindak sebagai lawan di hadapan para fans Persib, Bobotoh. Persib akan menjamu tim yang sedang dilatih Djanur --sapaan akrab Djadjang-- Barito Putera, Minggu (24/11/2019) di Stadion Si Jalak Harupat  Kabupaten Bandung, Jawa Barat dalam lanjutan Kompetisi Sepakbola Liga 1 2019.

Djanur punya track record baik jika timnya menghadapi Persib. Pada kompetisi tertinggi ia telah menghadapi Persib tiga kali, sekali kalah saat menangani PSMS (2018), dan dua kali menang ketika menangani Persebaya (2018 dan 2019). Menarik apakah pria asal Majalengka itu akan melanjutkan dominasinya ketika menghadapi mantan klub.

Mantan anak asuhnya di Persib, Dedi Kusnandar berbicara kehadiran Djanur di Pasukan Laskar Antasari disebutnya memberi warna positif. Beranjak naik di klasemen lepas dari zona degradasi, Persib harus waspada.

"Pasti semua tim putaran kedua banyak yang berubah, termasuk Barito, kita waspadai dengan datangnya pemain-pemain barunya, pelatih barunya Pak Djadjang, pasti beda dengan putaran pertama," kata Dedi yang karib disapa Dado.

Tapi Persib punya motivasi untuk revans atau membalas kekalahan tipis putaran pertama yang menyakitkan di Demang Lehman. Persib yang berniat ambil poin, sirna di detik akhir saat Ady Setiawan menjebol gawang I Made Wirawan.

"Putaran pertama lalu kta sakit di menit-menit akhir kita kemasukan, mungkin dari itu kita ingin revans di home ini, berapapun skornya yang penting bisa menang untuk melanjutkan tren kemenangan," papar Dado. ***

wwwwww