Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Terapkan New Normal, DPR Minta Pemerintah Tak Tergesa-gesa
Peristiwa
18 jam yang lalu
Terapkan New Normal, DPR Minta Pemerintah Tak Tergesa-gesa
2
Ketua DPD RI Ajak Elemen Bangsa Gotong Royong Tekan Covid-19
Politik
19 jam yang lalu
Ketua DPD RI Ajak Elemen Bangsa Gotong Royong Tekan Covid-19
3
Petani Mengamuk, Lalu Bacok Istri hingga Tewas Mengenaskan
Umum
18 jam yang lalu
Petani Mengamuk, Lalu Bacok Istri hingga Tewas Mengenaskan
4
Syarief Hasan : Tap MPRS No. XXV/1966 Beri Kepastian Hukum dalam RUU HIP
Politik
18 jam yang lalu
Syarief Hasan : Tap MPRS No. XXV/1966 Beri Kepastian Hukum dalam RUU HIP
5
Dugaan Gratifikasi, KPK Tangkap Mantan Sekretaris MA Nurhadi dan Menantunya di Jakarta Selatan
Hukum
19 jam yang lalu
Dugaan Gratifikasi, KPK Tangkap Mantan Sekretaris MA Nurhadi dan Menantunya di Jakarta Selatan
6
DMI: Kapasitas Masjid Hanya Boleh 40 Persen Saat New Normal
Kesehatan
18 jam yang lalu
DMI: Kapasitas Masjid Hanya Boleh 40 Persen Saat New Normal
Home  /  Berita  /  Riau

Empat Kecamatan di Solok Selatan Terendam Banjir, 1 Rumah Hanyut

Empat Kecamatan di Solok Selatan Terendam Banjir, 1 Rumah Hanyut
Ilustrasi banjir. (int)
Sabtu, 23 November 2019 20:30 WIB
PADANG ARO - Hujan deras yang mengguyur sejak Jumat (22/11) sore hingga malam menyebabkan empat kecamatan di Solok Selatan, Sumatera Barat, terendam banjir.

Dikutip dari republika.co.id, keempat kecamatan yang terendam banjir tersebut adalah Kecamatan Sangir, Koto Parik Gadang Di Ateh, Sungai Pagu dan Pauh Duo.

Di Kecamatan Sangir, banjir merendam Nagari Lubuk Gadang Barat dan Nagari Lubuk Gadang Selatan.

Di Kecamatan Koto Parik Gadang Di Ateh, banjir merendam Nagari Pakan Rabaa.

Banjir di Kecamatan Sungai Pagu merendam Nagari Pasar Muara Labuh, Nagari Pasir Talang, Nagari Pasir Talang Selatan, Nagari Koto Baru dan Nagari Bomas.

Sedangkan di Kecamatan Pauh Duo, banjir merendam Nagari Luak Kapau dan Karang Putiah. Satu rumah hanyut di Karang Putiah

''Empat kecamatan terendam banjir. Yang paling parah di Nagari Koto Parik Gadang dan Nagari Sungai Pagu,'' kata Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Pemkab Solok Selatan Firdaus Firman kepada republika, Sabtu (23/11).

Firdaus menyebutkan warga yang terdampak banjir ini sebanyak 5.932 jiwa dari 1.103 kepala keluarga. Kemudian banjir ini mengakibatkan dua jembatan rusak parah di Sungai Pangkua dan Pasir Talang. Dua jembatan ini diketahui sarana utama masyarakat setempat melakukan aktivitas.

''Sementara dua jembatan tersebut hanya bisa dilewati pejalan kaki,'' ujar Firdaus.

Hujan deras memang merata mengguyur Sumatera Barat dalam empat hari terakhir. Sebelumnya pada Kamis (20/11) lalu, hujan deras menyebabkan bencana banjir bandang di Jorong Galapuang, Nagari Tanjung Sani, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam.

Pemkab Agam telah menetapkan masa tanggap darurat bencana selama 15 hari terhitung sejak Kamis (21/11).***

Editor:hasan b
Sumber:republika.co.id
Kategori:Peristiwa, Riau, Umum

wwwwww