Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
9 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
2
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
17 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
3
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
11 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
4
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
5 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
5
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
6 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
6
Wapres Gibran Rakabuming Siap Buka Dokumen Pendidikan di PTUN, Tolak Gugatan Dicabut
Umum
11 jam yang lalu
Wapres Gibran Rakabuming Siap Buka Dokumen Pendidikan di PTUN, Tolak Gugatan Dicabut
Home  /  Berita  /  Badminton

Diamankan Polisi di Enam Lokasi, Ini Modus Penipuan WNA Asal China

Diamankan Polisi di Enam Lokasi, Ini Modus Penipuan WNA Asal China
Senin, 25 November 2019 20:27 WIB
JAKARTA - Polda Metro Jaya melancarkan penggerebakan di enam lokasi pada Senin (25/11). Penggerebekan dilakukan atas kasus dugaan penipuan yang dilakukan Warga Negara Asing (WNA) asal China.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus mengurai bahwa petugas gabungan Direktorat Reserse Narkoba dan Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya melancarkan aksi penggerebekan di daerah Kemanggisan, Jakarta Barat; Griyaloka BSD Serpong, Tangerang Selatan; Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara; Bandengan Jakarta Utara; Perum Interkon Kebon Jeruk, Jakarta Barat dan Puri Mega.

Modus kasus ini adalah pelaku memanfaatkan jaringan telekomunikasi di Indonesia untuk melancarkan aksinya. Pelaku menelepon para korban yang ada di negara China dan melakukan penipuan dan meminta sejumlah uang.

Yusri menambahkan, pelaku melancarkan aksinya di Indonesia lantaran memiliki beberapa alasan. Di antaranya karena jaringan internet di Indonesia paling mudah diakses.

Kedua banyak WNA asal China di Indonesia, sehingga warga tidak akan curiga terhadap kehadiran mereka.

"Indonesia dengan kulit mereka sama, banyak keturunan China di sini, makanya mereka nggak terlalu mudah dicurigai oleh warga-warga di sini," tegasnya di lokasi penggerebekan di Kemanggisan, Jakarta Barat.

Adapun dari hasil penggerebekan di sebuah rumah mewah berlantai dua yang terletak di Jalan Anggrek Neli Murni, Kemanggisan, Pal Merah, Jakarta Barat, polisi mengamankan 26 orang. Di mana 24 orang merupakan WNA asal China dan dua orang lainnya asal Indonesia.

Polisi pun mengamankan berbagai barang bukti berupa puluhan unit handphone yang digunakan untuk melancarkan aksi penipuan serta alat-alat pendukung lainnya.

Hingga saat ini, polisi masih melakukan olah TKP di rumah tersebut. Polisi juga memasang garis polisi di depan rumah mewah tersebut yang dijadikan untuk melancarkan aksi penipuan.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Rmol.id
Kategori:Badminton, Olympic, Beladiri, DKI Jakarta
wwwwww