Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
14 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
13 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
3
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
3 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
4
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
3 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
5
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
3 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
6
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
3 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Home  /  Berita  /  Badminton
SEA Games XXX Filipina 2019

Angkat Besi Tambah Satu Perunggu

Angkat Besi Tambah Satu Perunggu
Minggu, 01 Desember 2019 19:13 WIB
Penulis: Azhari Nasution
MANILA - Setelah lifter putri Lisa Setiawati meraih perak, kini giliran lifter putra Surahmat Wijoyo meraih medali perunggu pada cabang angkat SEA Games XXX Filipina 2019. Dengan hasil ini, Tim Angkat Besi Indonesia telah menyumbangkan 1 perak dan 1 perunggu bagi Kontingen Indonesia pada pertandingan ahri pertama cabang angkat besi yang berlangsung di Komplek Olahraga Rizal Memorial Stadion Manila, Filipina, Minggu (1/12/2019).

Tampil di kelas 55kg putra, Surahmat menempati peringkat ketiga dengan total angkatan 250kg (Snatch 110kg, Clean and Jerk 140kg). Medali emas direbut lifter Vietnam, Lai Gia Than dengan total angkatan 264 kg (112 kg Snatch dan 142 Clean and Jerk). Sedangkan medali perunggu diraih lifter tuan rumah Filipina., John Fabliar Cenzia dengan total 262 kg (112 kg Snatch dan 140 kg Clean and Jerk).

Wakil Ketua Umum PB PABBSI, Joko Pramono mengatakan, hasil 1 perak dan 1 perunggu yang diraih Tim Merah Putih sudah cukup bagus. Apalagi, tim asuhan Dirdja Wihardja tidak ditargetkan medali emas pada hari pertama. "Prestasi Lisa yang meraih perak dan Surahmat yang meraih perunggu cukup bagu," kata Joko Pramono. 

Sebelumnya, Lisa mengaku kecewa tidak mampu menyumbangkan medali emas apalagi lifter Vietnam, Thi Huyen Voung yang meraih emas pernah dikalahkannya di kejuaran tersebut.  "Ya, saya memang pernah mengalahkannya tiga bulan lalu di kejuaraan dunia Thailand 2019. Dan, sekarang saya kalah dengan selisih total angkatan 3 kg. Banyak kemajuan yang dialaminya terutama angkatan Snatch dan saya hanya unggul pada angkatan Clean and Jerk," jelasnya. 

"Tadi, saya sempat menaikkan angkatan Clean and Jerk dari 96 kg menjadi 100kg pada angkatan ketiga untuk mengejarnya. Tetapi, pada angkatan ketiga itu saya mengalami kegagalan," tambahnya.  ***

wwwwww