Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
WNA asal China Masuk ke Indonesia, Wakil Ketua MPR: Kontraproduktif dengan Kebijakan Pemutusan Covid-19
MPR RI
22 jam yang lalu
WNA asal China Masuk ke Indonesia, Wakil Ketua MPR: Kontraproduktif dengan Kebijakan Pemutusan Covid-19
2
Diajak Nikah Cewek Kazakhstan, Ini Sosok Youtuber Fiki Naki Asal Pekanbaru
Peristiwa
20 jam yang lalu
Diajak Nikah Cewek Kazakhstan, Ini Sosok Youtuber Fiki Naki Asal Pekanbaru
3
Demo, Peternak Ayam Petelur di Banyumas Ngaku Diperas Oknum Polisi Rp90 Juta
Hukum
22 jam yang lalu
Demo, Peternak Ayam Petelur di Banyumas Ngaku Diperas Oknum Polisi Rp90 Juta
4
DPR: Pemerintah Harus Siap Hadapi Berbagai Resiko Pengelolahan Dana Investasi
Politik
23 jam yang lalu
DPR: Pemerintah Harus Siap Hadapi Berbagai Resiko Pengelolahan Dana Investasi
5
Ketum Projamin Ambroncius Dijemput Paksa Usai Jadi Tersangka
Hukum
11 jam yang lalu
Ketum Projamin Ambroncius Dijemput Paksa Usai Jadi Tersangka
6
Kasus Corona Tembus 1 Juta, Ketua DPD Sebut PPKM Tak Efektif
Kesehatan
20 jam yang lalu
Kasus Corona Tembus 1 Juta, Ketua DPD Sebut PPKM Tak Efektif
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Selama 2019, Terjadi 135 Kasus Lakalantas di Kota Pariaman

Selama 2019, Terjadi 135 Kasus Lakalantas di Kota Pariaman
Kanit Turjawali (Pengaturan Jaga Pengawalan patroli) Polres Kota Pariaman, Ipda Joni Afrianto. (foto: harianhaluan.com)
Minggu, 01 Desember 2019 18:53 WIB
PARIAMAN - Jumlah kasus Laka Lantas di wilayah hukum Polres Kota Pariaman per Oktober 2019 lebih kecil dibandingkan dengan periode sama pada tahun lalu 2018.

Jika tahun 2018 per Oktober, laka lantas tercatat 154 kasus, tahun 2019 pada bulan yang sama terjadi 135 kasus kecelakaan.

"Kasus kecelakaan tahun 2019 ini turun dibandingkan tahun 2018,” kata Kasat Lantas Polres Pariaman, Iptu Muh Sugindo SIK melalui Kanit Turjawali (Pengaturan Jaga Pengawalan patroli), Ipda Joni Afrianto, Minggu (1/12/2019) seperti dilansir harianhaluan.com.

Kasus laka lantas itu kebanyakan karena kelelahan atau mengantuk dan tidak kosentrasi dalam berkendaraan tapi dipaksakaan juga membawa kendaraan. Selain itu, masih kurang disiplin dalam mematuhi rambu yang ada.

Jika pada kejadian laka lantas menurun, justru pada tilang kendaraan malah naik. Tahun 2019 sampai November, polisi telah mengeluarkan surat tilang 5.517 lembar.

Sementara tahun 2018 pada bulan yang sama hanya 4.928 surat tilang. Kasus tilang banyak terhadap pengendara roda dua.

Tilang dikenakan disebabkan tidak pakai helm dan kelengkapan surat surat berkendara tidak lengkap, termasuk tak punya SIM.

Kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh Lantas seperti razia kendaraan, selain menjalankan aturan sekaligus mengingatkan pengendara agar dalam berkendaraaan, jangan lalai, kosentrasi, waspada, patuhi aturan lalu lintas yang ada. (h/tri/hln)

Editor:arie rh
Sumber:harianhaluan.com
Kategori:GoNews Group, Peristiwa, Sumatera Barat
wwwwww