Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
10 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Hiburan
9 jam yang lalu
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
3
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
4 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
4
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
Hukum
4 jam yang lalu
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
5
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
4 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
6
Pujian Cara Pemain Bali United Berjuang Raih Kemenangan Tandang Perdana
Sepakbola
4 jam yang lalu
Pujian Cara Pemain Bali United Berjuang Raih Kemenangan Tandang Perdana
Home  /  Berita  /  Badminton

2 Kecamatan di Dharmasraya Terendam Banjir

2 Kecamatan di Dharmasraya Terendam Banjir
Banjir di Kabupaten Dharmasraya, Sumatra Barat (Foto: Dok. BPBD Dharmasraya/Langgam.id)
Kamis, 19 Desember 2019 19:29 WIB
DHARMASRAYA - Tingginya curah hujan yang melanda Kabupaten Dharmasraya, Sumatra Barat (Sumbar) sejak Kamis (19/12/2019) dini hari, mengakibatkan aliran Sungai Batang Piruko meluap dan merendam pemukiman warga serta lahan persawahan.

Dikutip dari Langgam.id, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Dharmasraya mencatat sebanyak dua kecamatan di daerah itu terdampak, terdiri dari Nagari Tebing Tinggi dan Sikabau, Kecamatan Pulau Punjung serta Nagari Gunung Medan, Kecamatan Sitiung.

Kepala Pelaksana BPBD Dharmasraya, Eldison mengatakan, sebanyak 10 kepala keluarga (KK) yang berdomisili di dua kecamatan tersebut, rumah mereka terendam banjir setinggi satu meter.

Hingga saat ini, kata Eldison, tim gabungan masih berupaya mengevakuasi warga dengan menggunakan perahu karet.

“Untuk warga yang terdampak tidak begitu banyak, tapi yang paling terdampak itu persawahan. Diperkirakan ada puluhan hektar sawah terendam banjir, bahkan terancam gagal panen,” ujarnya saat dihubungi Langgam.id via telepon, Kamis (19/12/2019) siang.

Menurit Eldison, hingga saat ini tidak ada laporan korban jiwa akibat banjir tersebut. Ia mengaku, pihaknya terus melakukan pendataan dan memperbarui data lengkap terkait wilayah yang terdampak.

“Untuk sekarang warga yang terdampak telah dievakuasi dan mengungsi di rumah-rumah saudara mereka yang tidak kena banjir. Sampai siang ini, banjir masih belum surut, masih mengenangi rumah warga dan persawahan,” katanya. (irwanda/ZE/lgm)

Editor:arie rh
Sumber:Langgam.id
Kategori:Badminton, Olympic, Sumatera Barat
wwwwww