Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
18 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
16 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
3
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
7 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
4
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
7 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
5
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
7 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
6
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
7 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Home  /  Berita  /  Badminton

'Panggil' Dubes China, Menkopolhukam: Kok di Uighur Ada yang Begitu?

Panggil Dubes China, Menkopolhukam: Kok di Uighur Ada yang Begitu?
Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD. (Foto: twitter)
Rabu, 25 Desember 2019 14:11 WIB
Penulis: Muhammad Dzulfiqar
JAKARTA - Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengaku pernah mengundang Dubes China, Xiao Qian ke Kantor Menko Polhukam RI, dan menyatakan "bahwa situasi Uighur mengusik sebagian orang Islam di Indonesia,".

Dikutip dari akun twitternya, Rabu (25/12/2019), Mahfud menegaskan bahwa upapa konfirmasi terhadap Dubes China untuk Indonesia itu bukan dalam rangka intervensi Indonesia pada permasalahan dalam negeri China. Ini adalah "diplomasi ringan" baginya.

"Setelah dia (Dubes China, red) menjelaskan, ya sudah. Kita tak mau intervensi," kata dia. Namun tak jelas apa penjelasan China pada Mahfud kala itu.

Kultwit berisi 6 cuitan beruntun itu memang berfokus pada upaya menyanggah pertentangan antara Ia dan Moeldoko soal Uighur. Bukan soal pertemuan Mahfud dan Dubes China seutuhnya.

Mahfud tertarik ingin mengonfirmasi langsung Dubes China, karena merasa sebelumnya ruang gerak muslim di China "Rasanya aman saja,".

"Kok di Uighur ada yang begitu?" tanya Mahfud.***

wwwwww