Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Petugas Kebersihan KRL yang Kembalikan Rp500 Juta Milik Penumpang Diangkat Jadi Karyawan Tetap
Ekonomi
9 jam yang lalu
Petugas Kebersihan KRL yang Kembalikan Rp500 Juta Milik Penumpang Diangkat Jadi Karyawan Tetap
2
Jangan Kalah oleh Pandemi, Pemerintah Dorong Koperasi 'Go Digital'
Pemerintahan
17 jam yang lalu
Jangan Kalah oleh Pandemi, Pemerintah Dorong Koperasi Go Digital
3
Biarkan Ibu Melahirkan di Depan Rumahnya dan Pungut Bayaran Rp800.000, Izin Praktik Bidan SF Dicabut
Peristiwa
15 jam yang lalu
Biarkan Ibu Melahirkan di Depan Rumahnya dan Pungut Bayaran Rp800.000, Izin Praktik Bidan SF Dicabut
4
Mengira Sampah, Ini Kisah Mujenih Tukang Sapu Temukan Rp500 Juta di Gerbong KRL
Peristiwa
9 jam yang lalu
Mengira Sampah, Ini Kisah Mujenih Tukang Sapu Temukan Rp500 Juta di Gerbong KRL
5
Pembukaan Kembali Sekolah, Orang Tua Bisa Pilih Anak Belajar di Rumah
Pemerintahan
17 jam yang lalu
Pembukaan Kembali Sekolah, Orang Tua Bisa Pilih Anak Belajar di Rumah
6
Diduga Aktris FTV Ditangkap Polisi, Keterangan Tunggu Kapolrestabes
Hukum
16 jam yang lalu
Diduga Aktris FTV Ditangkap Polisi, Keterangan Tunggu Kapolrestabes
Home  /  Berita  /  GoNews Group

'Panggil' Dubes China, Menkopolhukam: Kok di Uighur Ada yang Begitu?

Panggil Dubes China, Menkopolhukam: Kok di Uighur Ada yang Begitu?
Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD. (Foto: twitter)
Rabu, 25 Desember 2019 14:11 WIB
Penulis: Muhammad Dzulfiqar
JAKARTA - Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengaku pernah mengundang Dubes China, Xiao Qian ke Kantor Menko Polhukam RI, dan menyatakan "bahwa situasi Uighur mengusik sebagian orang Islam di Indonesia,".

Dikutip dari akun twitternya, Rabu (25/12/2019), Mahfud menegaskan bahwa upapa konfirmasi terhadap Dubes China untuk Indonesia itu bukan dalam rangka intervensi Indonesia pada permasalahan dalam negeri China. Ini adalah "diplomasi ringan" baginya.

"Setelah dia (Dubes China, red) menjelaskan, ya sudah. Kita tak mau intervensi," kata dia. Namun tak jelas apa penjelasan China pada Mahfud kala itu.

Kultwit berisi 6 cuitan beruntun itu memang berfokus pada upaya menyanggah pertentangan antara Ia dan Moeldoko soal Uighur. Bukan soal pertemuan Mahfud dan Dubes China seutuhnya.

Mahfud tertarik ingin mengonfirmasi langsung Dubes China, karena merasa sebelumnya ruang gerak muslim di China "Rasanya aman saja,".

"Kok di Uighur ada yang begitu?" tanya Mahfud.***


wwwwww