Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Memaknai Kesaktian Pancasila di Tengah Pandemi Corona
Politik
8 jam yang lalu
Memaknai Kesaktian Pancasila di Tengah Pandemi Corona
2
Basarah: Tunda Dulu New Normal di Sektor Pendidikan
Politik
8 jam yang lalu
Basarah: Tunda Dulu New Normal di Sektor Pendidikan
3
Jadikan Nilai-nilai Pancasila bagian Solusi dalam Menghadapi Masalah Bangsa
MPR RI
8 jam yang lalu
Jadikan Nilai-nilai Pancasila bagian Solusi dalam Menghadapi Masalah Bangsa
4
LaNyalla Siap Carikan Solusi bagi Nelayan Muncar yang Tak Punya Tempat Tinggal Layak Huni
DPD RI
7 jam yang lalu
LaNyalla Siap Carikan Solusi bagi Nelayan Muncar yang Tak Punya Tempat Tinggal Layak Huni
5
IMI Dukung Penerapan New Normal demi Menyelamatkan Ekonomi Nasional
Pemerintahan
7 jam yang lalu
IMI Dukung Penerapan New Normal demi Menyelamatkan Ekonomi Nasional
6
Hari Lahir Pancasila, Pimpinan DPD Ajak Semua Elemen Gelorakan Budaya Gotong Royong
Politik
7 jam yang lalu
Hari Lahir Pancasila, Pimpinan DPD Ajak Semua Elemen Gelorakan Budaya Gotong Royong
Home  /  Berita  /  GoNews Group

PKS Buka Peluang Gerindra Turut Calonkan Kadernya untuk DKI 2

PKS Buka Peluang Gerindra Turut Calonkan Kadernya untuk DKI 2
Ilustrasi: harianterbit
Minggu, 29 Desember 2019 16:16 WIB
Penulis: Muhammad Dzulfiqar
JAKARTA - Presiden PKS Sohibul Iman menyebut, partainya membuka peluang partai lain untuk ikut mengajukan nama Wakil Gubernur (Wagub) DKI. Karena toh jika ngotot mencalonkan dua kader PKS, ada potensi resiko "seperti yang kemarin tidak diproses oleh DPRD,".

Sehingga, kata Presiden PKS Sohibul Iman di kantor DPP PKS, Jakarta, Minggu (28/12/2019), saat ini tengah berproses langkah "memasukkan kader dari unsur lain untuk diajukan bersama kader PKS,".

Dalam Pilkada DKI 2017 lalu, PKS mengusung Anies-Sandi bersama dengan Gerindra. Kata Shohibul, "Gerindra kan mengajukan empat nama, di situ ada peluang PKS mengambil salah satu diantaranya. Tetapi ini belum selesai,".

Seperti diketahui, kursi Wagub DKI masih kosong sepeninggal Sandiaga Salahudin Uno. Sandi kala itu mundur karena pencalonannya sebagai Wakil Presiden (Wapres) dalam Pilpres 2019.


wwwwww