Komisi II DPR Desak Pemerintah Segera Distribusikan Blangko e-KTP

Komisi II DPR Desak Pemerintah Segera Distribusikan Blangko e-KTP
Anggota Komisi II DPR RI Syamsurizal. (Istimewa)
Senin, 30 Desember 2019 14:39 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Komisi II DPR RI, mendesak pemerintah segera mendistribusikan blangko e-KTP ke daerah-daerah yang masih kekurangan.

Hal itu diungkapkan Anggota Komisi II DPR RI Syamsurizal di sela-sela rapat dengan Gubernur Sumatera Utara (Sumut) dalam rangkaian Kunjungan Kerja Reses Komisi II DPR RI ke Medan, Sumut, beberapa waktu lalu.

Kekurangan blangko e-KTP kata Dia, sselalu menjadi persoalan mendasar di tiap-tiap daerah yang dikunjungi oleh Komisi II DPR RI dalam upaya memperbaiki kualitas penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu).

Anggota DPR dari daerah pemilihan Riau I ini menjelaskan, blangko KTP-el merupakan salah satu komponen penting untuk meningkatkan tingkat partisipasi pemilih dan salah satu pengujiannya akan dilakukan pada Pilkada serentak 2020 yang akan diselenggarakan pada 270 titik daerah di Indonesia.

Dengan ketersediaan blangko yang mencukupi maka akan ada lebih banyak pemilih yang ikut berpartisipasi nantinya. "Agar mereka para masyarakat berpikir dapat berpartisipasi secara utuh dalam jumlah yang lebih besar untuk dapat hadir pada 23 September 2020 ketika dilakukannya workshop-workshop untuk memilih kepala daerah," tuturnya

Untuk itu ia meminta perhatian para pimpinan daerah setempat untuk dapat berkoordinasi dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menjadikan hal tersebut menjadi perhatian utama. Ia juga mendorong Kementerian Dalam Negeri agar dapat segera melakukan distribusi ke daerah agar permasalahan tersebut segera selesai.

"Dan pada hari ini kita di sini bicara keluhannya sama, bahwasanya blangko ktp untuk diberikan kepada masyarakat itu tidak ada. Bagaimana kita mau bicara soal partisipasi masyarakat untuk ikut memilih. Ini juga masih menjadi persoalan, bagaimana supaya ini segera diperhatikan tadi sudah kita minta kepada Gubernur," tandasnya.***


wwwwww