Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
Hukum
15 jam yang lalu
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
2
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
Umum
12 jam yang lalu
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
3
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Hukum
16 jam yang lalu
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
4
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
Umum
12 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
5
NOC Indonesia Perkuat Kolaborasi dengan ITTF, IPL Siap Gelar WTT Youth 2027 di Bali
KOI
16 jam yang lalu
NOC Indonesia Perkuat Kolaborasi dengan ITTF, IPL Siap Gelar WTT Youth 2027 di Bali
6
‎Adi Kurnia Setiadi: Bongkar Tuntas Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo
Hukum
13 jam yang lalu
‎Adi Kurnia Setiadi: Bongkar Tuntas Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo
Home  /  Berita  /  Lingkungan

Banjir Januari 2020, 3 Orang Tewas di Cipinang Melayu

Banjir Januari 2020, 3 Orang Tewas di Cipinang Melayu
Banjir di Cipinang Melayu. (Foto: LSMGIP)
Rabu, 01 Januari 2020 15:00 WIB
Penulis: Muhammad Dzulfiqar
JAKARTA - Banjir yang melanda Jakarta pada Rabu (1/1/2020), kembali memakan korban jiwa. Di Cipinang Melayu, Makasar, Jakarta Timur, sepasang suami-istri yang diketahui tengah menderita sakit dikabarkan meninggal dunia.

"Korban di RW 04, 2 orang suami-istri meninggal karena terjebak banjir. Lansia, sekitar umur 75 tahun. Mereka memang sakit sebetulnya," kata Ketua RW 04 Cipinang Melayu, Irwan Kurniadi, Rabu (1/1/2019), dikutip dari detik.com.

Evakuasi, kata Irwan, terkendala karena medan yang tingginya mencapai 4 meter.

Di rukun warga yang sama, korban tewas juga ditemukan bernama M. Ali (82). M. Ali disebut sebagai guru ngaji di Kelurahan Cipinang Melayu, RT4/RW4.

"Korban banjir di antaranya sampai saat ini di Cipinang Melayu sudah ada 1 meninggal dunia, dan diduga masih ada 2 orang yang meninggal dunia dalam upaya evakuasi," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus saat dikonfirmasi wartawan.

Di hari yang sama, seorang remaja berusia 16 tahun tewas terkena sengatan listrik dari tiang listrik yang terinduksi saat musibah banjir terjadi. Tubuh korban mengapung di permukaan genangan air, di Serdang, Kemayoran, Jakarta Pusat.***

wwwwww