Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
Hukum
11 jam yang lalu
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
2
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Hukum
12 jam yang lalu
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
3
NOC Indonesia Perkuat Kolaborasi dengan ITTF, IPL Siap Gelar WTT Youth 2027 di Bali
KOI
11 jam yang lalu
NOC Indonesia Perkuat Kolaborasi dengan ITTF, IPL Siap Gelar WTT Youth 2027 di Bali
4
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
Umum
8 jam yang lalu
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
5
‎Adi Kurnia Setiadi: Bongkar Tuntas Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo
Hukum
9 jam yang lalu
‎Adi Kurnia Setiadi: Bongkar Tuntas Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo
6
BMKG Prakirakan Hujan Membasahi Sejumlah Wilayah Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
18 jam yang lalu
BMKG Prakirakan Hujan Membasahi Sejumlah Wilayah Jabodetabek Hari Ini
Home  /  Berita  /  Riau

Hari Pertama 2020, Pasar Selasa Panam Sepi, Harga Daging Naik dari Rp120 Ribu jadi Rp135 Ribu

Hari Pertama 2020, Pasar Selasa Panam Sepi, Harga Daging Naik dari Rp120 Ribu jadi Rp135 Ribu
Suasana pasar Selasa Panam, Rabu (1/1/2020).
Rabu, 01 Januari 2020 12:52 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
PEKANBARU - Memasuki hari pertama di tahun 2020, suasana Kota Pekanbaru terlihat sepi. Khususnya di pasar-pasar tradisional yang terlihat sunyi.

Sepinya pedagang dan pembeli di pasar tradisional, diduga karena Masyarakat masih suasana libur dan masih menikmati momen pergantian tahun.

Seperti di pasar tradisional yakni pasar Selasa, Panam, yang biasanya ramai pedagang, tapi pada Rabu (1/1/2020) terlihat sepi.

Pantauan GoNews.co, banyak lapak dan kios milik pedagang di pasar tersebut tertutup dengan terpal warna biru. Kalaupun ada pedagang yang berjualan, jumlahnya dalam hitungan jari. Dari puluhan pedagang sayu, hanya sekitar 6 pedagang yang membuka lapaknya.

Kios dan lapak ditutupi terpal sebagai tanda pedagang tidak berjualan. Begitu juga dengan pedagang ayam potong, ikan, dan daging terlihat sepi.

Ujang pedagang daging sapi, saat ditemui GoNews.co mengakui, jika rekan se profesinya tidak membuka daganganya karena liburan. "Masih libur mereka mas," jawab Ujang.

Menurut Ujang, sepinya pedagang dan pembeli yang datang juga berpengaruh terhadap harga sejumlah kebutuhan pokok. Bahkan kata Ujang, harga daging yang sebelumnya Rp120 ribu, hari ini naik jadi Rp135 ribu per kilonya. "Iya naik hampir 15 ribu, dagangan saya juga gak banyak hari ini,".

"Ini juga bentar lagi saya pulang," ujarnya.

Sementara itu, Hernawati, salah satu pedagang sayur mengaku tidak peduli dengan Tahun Baru. Sebagai pedagang, dirinya tetap berjualan sayur. "Kami lah biaso jualan, ndak lamak duduak di rumah, " ujarnya menggunakan bahasa Minang.***

Kategori:Riau, Ekonomi, PON
wwwwww