Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ekonomi Anjlok, Wakil Ketua MPR: Bukti Kebijakan Pemerintah Tak Efektif
MPR RI
14 jam yang lalu
Ekonomi Anjlok, Wakil Ketua MPR: Bukti Kebijakan Pemerintah Tak Efektif
2
Soal Bantuan Karyawan dengan Upah di Bawah Rp5 Juta, Ini Catatan Komisi XI
DPR RI
14 jam yang lalu
Soal Bantuan Karyawan dengan Upah di Bawah Rp5 Juta, Ini Catatan Komisi XI
3
Transjakarta Siap Bayar Upah jika Tuntutan Memiliki Dasar yang Kuat
Ekonomi
8 jam yang lalu
Transjakarta Siap Bayar Upah jika Tuntutan Memiliki Dasar yang Kuat
4
Daripada Ribut, Abdul Fikri Faqih: Alihkan Anggaran POP Untuk Internet Gratis
DPD RI
11 jam yang lalu
Daripada Ribut, Abdul Fikri Faqih: Alihkan Anggaran POP Untuk Internet Gratis
5
Membaca 'Ancaman Resesi Ekonomi dan Solusinya'
DPR RI
10 jam yang lalu
Membaca Ancaman Resesi Ekonomi dan Solusinya
6
Soal Bansos Buat Pekerja, Abdul Fikri Faqih Ingatkan Jangan Sampai Timbul Kecemburuan
DPR RI
11 jam yang lalu
Soal Bansos Buat Pekerja, Abdul Fikri Faqih Ingatkan Jangan Sampai Timbul Kecemburuan
Home  /  Berita  /  Riau

Hari Pertama 2020, Pasar Selasa Panam Sepi, Harga Daging Naik dari Rp120 Ribu jadi Rp135 Ribu

Hari Pertama 2020, Pasar Selasa Panam Sepi, Harga Daging Naik dari Rp120 Ribu jadi Rp135 Ribu
Suasana pasar Selasa Panam, Rabu (1/1/2020).
Rabu, 01 Januari 2020 12:52 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
PEKANBARU - Memasuki hari pertama di tahun 2020, suasana Kota Pekanbaru terlihat sepi. Khususnya di pasar-pasar tradisional yang terlihat sunyi.

Sepinya pedagang dan pembeli di pasar tradisional, diduga karena Masyarakat masih suasana libur dan masih menikmati momen pergantian tahun.

Seperti di pasar tradisional yakni pasar Selasa, Panam, yang biasanya ramai pedagang, tapi pada Rabu (1/1/2020) terlihat sepi.

Pantauan GoNews.co, banyak lapak dan kios milik pedagang di pasar tersebut tertutup dengan terpal warna biru. Kalaupun ada pedagang yang berjualan, jumlahnya dalam hitungan jari. Dari puluhan pedagang sayu, hanya sekitar 6 pedagang yang membuka lapaknya.

Kios dan lapak ditutupi terpal sebagai tanda pedagang tidak berjualan. Begitu juga dengan pedagang ayam potong, ikan, dan daging terlihat sepi.

Ujang pedagang daging sapi, saat ditemui GoNews.co mengakui, jika rekan se profesinya tidak membuka daganganya karena liburan. "Masih libur mereka mas," jawab Ujang.

Menurut Ujang, sepinya pedagang dan pembeli yang datang juga berpengaruh terhadap harga sejumlah kebutuhan pokok. Bahkan kata Ujang, harga daging yang sebelumnya Rp120 ribu, hari ini naik jadi Rp135 ribu per kilonya. "Iya naik hampir 15 ribu, dagangan saya juga gak banyak hari ini,".

"Ini juga bentar lagi saya pulang," ujarnya.

Sementara itu, Hernawati, salah satu pedagang sayur mengaku tidak peduli dengan Tahun Baru. Sebagai pedagang, dirinya tetap berjualan sayur. "Kami lah biaso jualan, ndak lamak duduak di rumah, " ujarnya menggunakan bahasa Minang.***

Kategori:Riau, Ekonomi, Umum

wwwwww