Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
Hukum
13 jam yang lalu
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
2
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Hukum
15 jam yang lalu
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
3
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
Umum
10 jam yang lalu
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
4
NOC Indonesia Perkuat Kolaborasi dengan ITTF, IPL Siap Gelar WTT Youth 2027 di Bali
KOI
14 jam yang lalu
NOC Indonesia Perkuat Kolaborasi dengan ITTF, IPL Siap Gelar WTT Youth 2027 di Bali
5
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
Umum
11 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
6
‎Adi Kurnia Setiadi: Bongkar Tuntas Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo
Hukum
12 jam yang lalu
‎Adi Kurnia Setiadi: Bongkar Tuntas Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo
Home  /  Berita  /  Badminton

Kumparan Minta @Kurawa Cabut Tudingan soal "Guyuran" Ratusan Juta untuk Muat Berita Anies

Kumparan Minta @Kurawa Cabut Tudingan soal Guyuran Ratusan Juta untuk Muat Berita Anies
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. (Ist.)
Senin, 06 Januari 2020 11:38 WIB
Penulis: Muhammad Dzulfiqar
JAKARTA - Media siber Kumparan.com meminta akun Twitter @kurawa mencabut cuitan yang menuduh pimpinan media mereka dibayar untuk membuat pemberitaan citra baik Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

"Kumparan mendesak akun @Kurawa mencabut tuduhan tersebut dan membuat permintaan maaf terbuka kepada kami dalam waktu 24 jam terhitung setelah cuitan ini kami buat," bunyi rilis Kumparan lewat akun Twitter resmi @kumparan, Minggu (5/1/2020).

Jika pencabutan cuitan dan permohonan maaf tidak dilakukan, Kumparan menyebut akan menempuh langkah selanjutnya.

Sebelumnya, akun Twitter @kurawa pada 5 Januari 2020 pukul 12.15 WIB siang, mengunggah empat tangkapan layar berita dari kompas.com, detik.com, liputan6.com, dan kumparan.com. Berita kumparan berjudul, 'Warga ke Anies Saat Kerja Bakti: Good Bener, Gubernur Rasa Presiden.'

Semua berita dari media itu memuat peristiwa saat warga meneriaki Anies sebagai Gubernur rasa presiden kala mengikuti kerja bakti di Kelurahan Makasar, Jakarta Timur pada Minggu (5/1/2020).

Akun Twitter @kurawa menulis tudingan bahwa Anies telah membayar media tersebut dengan uang ratusan juta. "Diketawain sama orang advertising media neh, Gabener briefing beritanya serupa gini : Jorok banget caranya guyur ratusan juta beli berita di semua media online kagak mutu gini," seperti dikutip dari cuitan @kurawa.***

wwwwww