Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Bertambah 1.893, Total Kasus Covid-19 di Tanah Air 125.396 Orang, 5.723 Meninggal
Kesehatan
19 jam yang lalu
Bertambah 1.893, Total Kasus Covid-19 di Tanah Air 125.396 Orang, 5.723 Meninggal
2
Sekelompok Orang Serang Peserta Doa Pernikahan di Kediaman Assegaf bin Jufri, 3 Warga Terluka
Peristiwa
21 jam yang lalu
Sekelompok Orang Serang Peserta Doa Pernikahan di Kediaman Assegaf bin Jufri, 3 Warga Terluka
3
Kapal Patroli Polairud Tenggelam, 3 Polisi Hilang
Peristiwa
14 jam yang lalu
Kapal Patroli Polairud Tenggelam, 3 Polisi Hilang
4
Ini Identitas 3 Polisi yang Hilang Akibat Karamnya Kapal Patroli Polairud
Peristiwa
14 jam yang lalu
Ini Identitas 3 Polisi yang Hilang Akibat Karamnya Kapal Patroli Polairud
5
Pandemi dan Persaingan Kerja Lulusan Baru
DPR RI
2 jam yang lalu
Pandemi dan Persaingan Kerja Lulusan Baru
6
Jika Banyak 'Kotak Kosong' di Pilkada 2020
DPD RI
2 jam yang lalu
Jika Banyak Kotak Kosong di Pilkada 2020
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Wanita Muda Ditemukan Tewas dengan Kaki dan Tangan Terikat, Mulut Disumpal Lakban

Wanita Muda Ditemukan Tewas dengan Kaki dan Tangan Terikat, Mulut Disumpal Lakban
ilustrasi
Rabu, 08 Januari 2020 19:10 WIB
PAYAKUMBUH - Warga Kelurahan Tarok Tigo Koto Diateh, Kecamatan Payakumbuh Utara, Kota Payakumbuh, Sumatera Barat (Sumbar) mendadak geger menyusul ditemukannya seorang wanita berparas cantik dalam kondisi tewas di sebuah rumah kontrakan, Rabu (8/1/2020) pagi.

Wanita muda yang diketahui berinisial MP (20 tahun), warga Kelurahan Padang Tiakar, RT 02/RW 02 Kecamatan Payakumbuh Timur itu ditemukan tewas menggenaskan di dalam kamar.

Tubuh wanita tersebut ditemukan dalam kondisi terikat tali, sedangkan mulutnya disumpal lakban.

"Diduga kuat wanita ini merupakan korban pembunuhan. Sebab, dari hasil olah TKP dan melihat kondisi fisik korban, arahnya memang dugaan pembunuhan," kata Kapolres Payakumbuh, AKBP Dony Setiawan, seperti dilansir MinangkabauNews.com.

Menurut keterangan warga dan sejumlah saksi di lokasi, jasad korban MP yang sehari-hari bekerja di sebuah kafe di Payakumbuh pertama kali diketahui oleh adiknya, MF (19).

Korban diketahui tinggal di kontrakan itu bersama suaminya, berinisial JH, serta seorang adik laki-lakinya itu.

Kepada penyidik polisi, MF mengaku terakhir kali bertemu dengan kakaknya pada Selasa malam, pukul 12.04 WIB. Saat itu, adik korban MF menyebut jika dirinya hendak pergi ke luar bermain ke warung internet (Warnet).

Sebelum ke luar rumah, MF yang berstatus pelajar SMP mengaku sempat diberi tahu oleh JH bahwa mereka ingin mengingap di Taram dan membawa kunci rumah.

Suami korban juga meminta adik korban untuk menginap di tempat temannya, sembari menyuruh MF nanti kalau pulang ke rumah dengan cara mencongkel pintu.

Namun, sewaktu adik korban sampai di rumah pukul 02.30 WIB, MF langsung kaget ketika membuka pintu rumah kontrakan.

Ia menemukan sang kakak MP dalam kondisi tergeletak di atas tempat tidur dengan kaki dan tangannya terikat tali kambing.

Adapun mulut korban, juga tersumpal lakban kuning dan kain baju. Sementara, suami korban tidak ditemukan di dalam rumah.

Kapolres AKBP Dony Setiawan menyebut, pihaknya belum bisa berspekulasi jauh terkait motif dugaan pembunuhan.

Ia menyebut, masih akan melakukan pengembangan kasus, serta membawa jasad wanita malang tersebut ke RS Bhayangkara di Padang untuk dilakukan otopsi.

"Anggota masih bekerja mendalami informasi di lapangan, termasuk mencari tahu keberadaan suami korban. Hasil visum rumah sakit, ditemukan luka memar pada bagian batang leher serta pergelangan tangan kanan," ungkap Kapolres AKBP Dony Setiawan. (akg)

Editor:arie rh
Sumber:minangkabaunews.com
Kategori:GoNews Group, Peristiwa, Sumatera Barat

wwwwww