Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
11 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Hiburan
10 jam yang lalu
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
3
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
5 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
4
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
Hukum
5 jam yang lalu
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
5
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
4 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
6
Pujian Cara Pemain Bali United Berjuang Raih Kemenangan Tandang Perdana
Sepakbola
5 jam yang lalu
Pujian Cara Pemain Bali United Berjuang Raih Kemenangan Tandang Perdana
Home  /  Berita  /  Badminton

KPK Kunjungi MPR RI, Bamsoet Ingatkan soal Jiwasraya dan Asabri

KPK Kunjungi MPR RI, Bamsoet Ingatkan soal Jiwasraya dan Asabri
Dok. Ist.
Selasa, 14 Januari 2020 13:11 WIB
JAKARTA - Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo mendorong Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk ikut memantau persoalan kasus gagal bayar asuransi Jiwasraya (Persero) yang kini sedang digarap Kejaksaan Agung.

"Walaupun sedang ditangani oleh kejaksaan dan memberikan kepercayaan penuh, tidak salahnya juga KPK ikut memantau atas perkembangan daripada proses hukum yang sedang berlangsung di kejaksaan," kata Bamsoet saat menerima kunjungan pimpinan KPK di Lantai 9, Nusantara III, Senayan, Jakarta, Selasa (14/1/2020).

Firli Bahuri, Alexander Marwata, Lili Pintauli Siregar, Nawawi Pomolango dan Nurul Ghufron, hadir dalam pertemuan itu.

Selain persoalan gagal bayar Asuransi Jiwasraya, MPR juga meminta untuk gesit memantau dugaan mega korupsi Yayasan Asuransi ABRI (Asabri) yang diduga dikorupsi Rp 10 Triliun.

"Kita juga akan meminta KPK untuk mengamati langsung terhadap kasus di Asabri dan saya juga akan mendorong KPK juga akan menaruh perhatian juga kepada yayasan dana pensiun yang selama ini kami menduga oknum-oknumnya yang melakukan praktik yang sama," tegas Bamsoet.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Badminton, Beladiri, Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww