Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Imam Masjid Dipukul Pakai Balok Saat Pimpin Shalat Zuhur, Pelakunya Wanita, Ternyata Ini Penyebabnya
Peristiwa
18 jam yang lalu
Imam Masjid Dipukul Pakai Balok Saat Pimpin Shalat Zuhur, Pelakunya Wanita, Ternyata Ini Penyebabnya
2
Heboh, Jenazah Muslimah Dimandikan 4 Pria di RSUD, Suami Almarhumah Dilarang Masuk
Peristiwa
19 jam yang lalu
Heboh, Jenazah Muslimah Dimandikan 4 Pria di RSUD, Suami Almarhumah Dilarang Masuk
3
Mundur dari KPK, Febri: Merawat Keyakinan dan Prinsip Lebih Penting
Nasional
17 jam yang lalu
Mundur dari KPK, Febri: Merawat Keyakinan dan Prinsip Lebih Penting
4
Jokowi Suruh Tanam Singkong, Prabowo Ini Menhan Apa Mentan Sih?
Pemerintahan
12 jam yang lalu
Jokowi Suruh Tanam Singkong, Prabowo Ini Menhan Apa Mentan Sih?
5
Waduh... Ketua Bidang Kesehatan Satgas Penanganan Covid-19 Mundur
Kesehatan
12 jam yang lalu
Waduh... Ketua Bidang Kesehatan Satgas Penanganan Covid-19 Mundur
6
Indonesia Masuki Resesi, PKS Minta Pemerintah Fokus Perhatikan Masyarakat dan Dunia Usaha
Peristiwa
12 jam yang lalu
Indonesia Masuki Resesi, PKS Minta Pemerintah Fokus Perhatikan Masyarakat dan Dunia Usaha
Home  /  Berita  /  GoNews Group

KPK Kunjungi MPR RI, Bamsoet Ingatkan soal Jiwasraya dan Asabri

KPK Kunjungi MPR RI, Bamsoet Ingatkan soal Jiwasraya dan Asabri
Dok. Ist.
Selasa, 14 Januari 2020 13:11 WIB
JAKARTA - Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo mendorong Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk ikut memantau persoalan kasus gagal bayar asuransi Jiwasraya (Persero) yang kini sedang digarap Kejaksaan Agung.

"Walaupun sedang ditangani oleh kejaksaan dan memberikan kepercayaan penuh, tidak salahnya juga KPK ikut memantau atas perkembangan daripada proses hukum yang sedang berlangsung di kejaksaan," kata Bamsoet saat menerima kunjungan pimpinan KPK di Lantai 9, Nusantara III, Senayan, Jakarta, Selasa (14/1/2020).

Firli Bahuri, Alexander Marwata, Lili Pintauli Siregar, Nawawi Pomolango dan Nurul Ghufron, hadir dalam pertemuan itu.

Selain persoalan gagal bayar Asuransi Jiwasraya, MPR juga meminta untuk gesit memantau dugaan mega korupsi Yayasan Asuransi ABRI (Asabri) yang diduga dikorupsi Rp 10 Triliun.

"Kita juga akan meminta KPK untuk mengamati langsung terhadap kasus di Asabri dan saya juga akan mendorong KPK juga akan menaruh perhatian juga kepada yayasan dana pensiun yang selama ini kami menduga oknum-oknumnya yang melakukan praktik yang sama," tegas Bamsoet.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:GoNews Group, Hukum, Politik, DKI Jakarta

wwwwww