Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
16 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
10 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
3
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
Sepakbola
10 jam yang lalu
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
4
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
10 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
5
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
10 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
6
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Hiburan
15 jam yang lalu
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Home  /  Berita  /  Badminton
Daihatsu Indonesia Masters 2020

Kata Richard Mainaky Soal Penampilan Tim Ganda Campuran

Kata Richard Mainaky Soal Penampilan Tim Ganda Campuran
Richard Mainaky, (Ist)
Minggu, 19 Januari 2020 16:50 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Dua ganda campuran andalan Indonesia masih belum bisa meraih hasil maksimal di ajang Daihatsu Indonesia Masters 2020. Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja terhenti di babak pertama dari Zheng Si Wei/Huang Ya Qiong (Tiongkok), dengan skor 14-21, 13-21.

Sedangkan Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti secara mengejutkan takluk dari ganda campuran Perancis, Thom Gicquel/Delphine Delrue, dengan skor 19-21, 21-14, 18-21.

Kepala Pelatih Ganda Campuran PP PBSI Richard Mainaky mengatakan bahwa ia menyoroti masalah non teknis pada anak-anak didiknya tersebut.

“Saat ini saya lebih fokus untuk mereka lolos ke olimpiade, apapun hasil mereka, saya akan terus evaluasi untuk lebih baik hasilnya ke depan. Fokus setelah ini ada di turnamen German dan All England,” kata Richard kepada Badmintonindonesia.org.

“Sementara evaluasi lebih pada masalah non teknis. Mereka belum punya percaya diri yang lebih jadi kadang main ada rasa terbebani,” lanjut Richard.

Pasangan Tontowi Ahmad/Apriyani Rahayu yang memulai debutnnya di Daihatsu Indonesia Masters 2020 ini, memperlihatkan penampilan yang cukup baik. Merangkak dari babak kualifikasi dan bermain tanpa persiapan sama sekali karena mereka awalnya dinyatakan tidak masuk kualifikasi, namun Tontowi/Apriyani menembus babak kedua dan akhirnya dihentikan Chris Adcock/Gabrielle Adcock (Inggris), dengan skor 9-21, 12-21.

“Untuk Owi/Apri belum bisa dievaluasi, latihan bareng pun belum pernah. Khusus Apri, saya lihat masih asing main pola ganda campuran. Apalagi waktu lawan pasangan Inggris (Chris Adcock/Gabrielle Adcock), kelihatan Apri masih dalam posisi adaptasi,” jawab Richard.

“Tapi yang jelas ini sangat positif buat Apri, jadi tambah pede main di ganda putri karena biasa dapat tekanan dari pemain putra, jadi akan lebih kuat kalau dapat tekanan di ganda putri,” tambahnya.

Tim ganda campuran Indonesia akan melanjutkan perjalanan turnamen mereka ke ajang German Open 2020 dan All England 2020. Mereka punya waktu satu bulan lebih untuk mempersiapkan diri jelang turnamen bergengsi tersebut. ***

wwwwww