Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
15 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
16 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
15 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
15 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
5
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
16 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
15 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Riau

Tak Sanggup Bayar Sewa Rumah, Surati Bersama Lima Anaknya Huni Bekas Kandang Lembu

Tak Sanggup Bayar Sewa Rumah, Surati Bersama Lima Anaknya Huni Bekas Kandang Lembu
Surati bersama anak-anaknya di rumah yang dia tempati.
Selasa, 21 Januari 2020 11:50 WIB
Penulis: Yan Faisal
BAGANSIAPIAPI - Karena tak sanggup menyewa rumah, Surati (40), janda beranak lima di Dusun Pematang Muawan, Tanah Putih, Rokan Hilir, Riau akhirnya tinggal di bekas kandang lembu yang sudah tidak dipakai lagi. Buruh harian lepas ini sudah delapan bulan menghuni kediamannya itu.

Kandang lembu itu milik Suroto, berukuran 9x35 meter. Namun Surati hanya memanfaatkan sedikit saja untuk melindungi anak-anaknya dari dinginnya malam dan panasnya siang. Agar layak ditempati, Surati menggunakan goni bekas pupuk sebagai dinding rumah.

Keseharian Surati ditemani lima anaknya yaitu Indra Saputra (13) pelajar kelas 6 SD, Imran Sahdika (10) kelas 5 SD, Ririn Inesinta (10) Kelas 3 SD, Puji (6) kelas I SD dan satu si kecil Wiki.

''Suami saya meninggal dunia setahun lalu,mau menyewa rumah uang tak ada, karena kandang sapi ini kosong saya dipinjamkan pemiliknya,'' ucap Surati Selasa (21/1/2020).

Untuk meringankan beban Surati, Ponpes Yahfiz Quran setempat bersedia menampung anaknya untuk belajar gratis,. ''Saya bersyukur atas simpati ini, niat saya anak-anak berhasil dikemudian hari, kami sehat,'' sebut Surati. ***

Kategori:PON, Riau
wwwwww