Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
24 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
2
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
20 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
3
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
20 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
4
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
19 jam yang lalu
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
5
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
20 jam yang lalu
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
6
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
Sepakbola
17 jam yang lalu
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
Home  /  Berita  /  Riau

Dikunjungi Datuk Muhammad Jailani bin Khamis dari Malaka, Peluang Ekspor Gerai NZCraft Terbuka Lebar

Dikunjungi Datuk Muhammad Jailani bin Khamis dari Malaka, Peluang Ekspor Gerai NZCraft Terbuka Lebar
Mentri Pelancongan Kebudayaan dan Warisan Negeri Melaka, Datuk Muhammad Jailani bin Khamis kunjungi Gerai NZCraft.
Sabtu, 25 Januari 2020 22:40 WIB
Penulis: Winda Mayma Turnip
PEKANBARU - Mentri Pelancongan Kebudayaan dan Warisan Negeri Melaka, Datuk Muhammad Jailani bin Khamis melakukan kunjungan ke Gerai NZCraft di Kota Pekanbaru, Sabtu, (25/1/2020).

Dalam kunjungannya, Datuk Muhammad Jailani memberikan 'angin segar' terbukanya peluang kelompok usaha ekonomi kreatif tersebut untuk mengekspor produknya ke Melaka. Tak neko-neko, Datuk Melaka bahkan langsung memesan beberapa produk NZCraft untuk dibawa menjadi sampel penjualan di negaranya.

"Kami sangat tertarik dan berkunjung ke Pekanbaru hari ini, untuk melihat langsung ke pabrik produksinya. Kita juga sangat senang membantu saudara serumpun kami, tadi kita langsung memesan lima item produk, sekitar 1000 item perproduk," ujarnya.

Produk yang dipesan diantaranya gantungan kunci, kerajinan dompet kec bermotif batik Riau, hiasan kotak tisu, dan dompet tempat pulpen. Tak hanya itu, ia juga mengatakan akan melakukan pemesanan setiap bulannya.

"Kami juga akan buat pembelian perbulan, setiap satu tipe 1000 item. Ada 786 lokasi pariwisata di seluruh Malaka, pertama-tama kita akan coba jual di Muara Tanjung, nanti produk yang paling laris akan kita utamakan," jelasnya lagi.

Sementara itu, Owner Gerai NZCraft, Nining mengatakan ia bersama seluruh pengrajin yang bergabung dalam NZCraft siap memproduksi setiap item yang dipesan oleh Datuk Jailani. Bahkan, pihaknya juga menargetkan pemesanan nantinya akan berkembang hingga 5000 item perproduk.

"Alhamdulillah kita memang sudah sangat siap, Insya Allah pemgrajin-pengrajin yang menjadi rekanan kita juga sangat siap, pesan diatas 1000 juga kita siap," ucapnya.

Nining melanjutkan, NZCraft merupakan usaha ekonomi kreatif yang fokus untum memproduksi produk souvernir atau cenderamata, dengan menonjolkan keraifan lokal.

"Kita memang fokus untuk produk souvernir yang mengangkat budaya Melayu dan Malaysia sebagai serumpun, seperti tenun dan batik Riau," terangnya.***

Kategori:Ekonomi, Riau
wwwwww