Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
KONI
19 jam yang lalu
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
2
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
Umum
22 jam yang lalu
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
3
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
Umum
23 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
4
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
KOI
19 jam yang lalu
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
5
‎Adi Kurnia Setiadi: Bongkar Tuntas Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo
Hukum
24 jam yang lalu
‎Adi Kurnia Setiadi: Bongkar Tuntas Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo
6
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
Hukum
6 jam yang lalu
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
Home  /  Berita  /  Riau

Dua OPD di Pelalawan Belum Tayangkan Rencana Umum Pengadaan

Dua OPD di Pelalawan Belum Tayangkan Rencana Umum Pengadaan
Bupati Pelalawan, HM Harris
Senin, 27 Januari 2020 15:43 WIB
Penulis: Farikhin
PANGKALAN KERINCI - Belum seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan menginput Rencana Pengadaan Umum (RUP) pada Sistem Rencana Umum Pengadaan (SIRUP) hingga jelang akhir Januari 2020 ini.

Dari seluruh OPD yang ada, dua OPD belum menginput kegiatan yang akan ditenderkan di tahun 2020 ini.

"Tinggal dua OPD yang belum menayangkan di SIRUP," sebut Bupati Pelalawan, HM Harris, Senin (27/1/2020).

Ditegaskannya, agar proyek-proyek yang akan ditenderkan pada tahun ini segera dilelangkan agar tidak ada lagi gagal lelang atau batal lelang akibat mepetnya waktu. Terutama untuk paket pekerjaan fisik.

"Pertengahan bulan Februari dokumen paket sudah harus masuk dan bulan Maret sudah lelang. Jadi bulan Agustus sudah bisa masuk APBDP nya," ujar Bupati Harris, kepada GoRiau.*

Kategori:Voli, Riau
wwwwww