Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tindaklanjuti Aspirasi 21 Gubernur, DPD RI Gelar FGD Dana Bagi Hasil Sawit
Politik
20 jam yang lalu
Tindaklanjuti Aspirasi 21 Gubernur, DPD RI Gelar FGD Dana Bagi Hasil Sawit
2
Penguatan Identitas Kuliner Lokal, BOPLBF Gelar Pelatihan Makanan Siap Saji dan 'Packaging'
Peristiwa
20 jam yang lalu
Penguatan Identitas Kuliner Lokal, BOPLBF Gelar Pelatihan Makanan Siap Saji dan Packaging
3
Viral Ustaz Abdul Somad Dikawal TNI saat Ceramah di Lampung
Peristiwa
2 jam yang lalu
Viral Ustaz Abdul Somad Dikawal TNI saat Ceramah di Lampung
4
LaNyalla Desak Kapolri Usut Kasus Pembunuhan dan Penangkapan Jurnalis di Sulsel
Peristiwa
20 jam yang lalu
LaNyalla Desak Kapolri Usut Kasus Pembunuhan dan Penangkapan Jurnalis di Sulsel
5
PMN Gelontorkan Dana ke Jiwasraya, Fraksi PKS Sebut Menkeu Sakiti Rakyat
DPR RI
20 jam yang lalu
PMN Gelontorkan Dana ke Jiwasraya, Fraksi PKS Sebut Menkeu Sakiti Rakyat
6
"Bicara Buku bareng Wakil Rakyat", Dede Yusuf Soroti Isu Kesejahteraan PMI
Peristiwa
19 jam yang lalu
Bicara Buku bareng Wakil Rakyat, Dede Yusuf Soroti Isu Kesejahteraan PMI
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Pembangunan Jalan Tol Padang - Pekanbaru Masih Terkendala Masalah Lahan

Pembangunan Jalan Tol Padang - Pekanbaru Masih Terkendala Masalah Lahan
Pembukaan pengerjaan proyek Tol Padang-Pekanbaru (foto: Humas Pemprov Sumbar/Langgam.id)
Selasa, 04 Februari 2020 09:43 WIB
PADANG- Pembangunan jalan tol Padang-Pekanbaru belum juga dilanjutkan. Hingga kini, pembebasan lahan di seksi I Padang-Sicincin sepanjang 36,15 kilometer masih terkendala.
 

Dikutip dari Langgam.id, kendala itu dibenarkan Wakil Gubernur Sumatra Barat (Sumbar), Nasrul Abit. Menurutnya, pihaknya akan menghadiri rapat dengan satuan kerja membahas pengadaan lahan. Rapat itu mencari jalan keluar soal pembebasan lahan dan langkah-langkah yang akan diambil agar proyek ini segera berjalan.

“Saya juga sudah bertemu dan konsultasi dengan Kemenko Kemaritiman, bahwa masalah tanah ini adalah tanggung jawab pemerintah provinsi,” katanya, Senin (3/2/2020).

Nasrul mengatakan, persoalan ini bukan menyangkut pembiayaan pembebasan lahan. Namun mencari jalan keluar agar progres jelas dan pembangunan dilakukan.

“Hal ini memang sangat ditunggu, kami akan rapat dengan satker terkait langkah-langkah yang diambil. Begitu permasalahan lahan selesai pembangunan segera dilaksanakan,” katanya.

Menurutnya, masalah lahan ini berada di titik 0 kilometer hingga 4,2 kilometer di Padang Pariaman. Dari titik 0 KM sampai 150 meter sudah selesai, sementara titik 150 meter sampai 4,2 akan dicarikan solusinya.

Sebelumnya juga masalah pada titik 4,2 KM sampai 30 KM. Namun permasalahan di titik ini masih menunggu surat dari pemerintah pusat.

“Suratnya belum keluar, itu bisa sambil berjalan sudah ada jawaban dari kementerian,” katanya. (rahmadi/ICA)

Editor:arie rh
Sumber:Langgam.id
Kategori:GoNews Group, Umum, Sumatera Barat

wwwwww