Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
19 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
13 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
3
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
Sepakbola
13 jam yang lalu
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
4
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
13 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
5
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
14 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
6
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Hiburan
19 jam yang lalu
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Home  /  Berita  /  Badminton

Sosialisasi 4 Pilar, Abdul Hakim Bawa Inspirasi Al-Quran

Sosialisasi 4 Pilar, Abdul Hakim Bawa Inspirasi Al-Quran
Foto: Dok. DPD RI
Sabtu, 08 Februari 2020 22:58 WIB
JAKARTA - Anggota DPD/MPR RI asal Lampung, Abdul Hakim, menggelar sosialisasi 4 Pilar MPR di RM Puti Minang, Langkapura Bandar Lampung, Sabtu (08/02/2020).

Bekerjasama dengan Lembaga Amil Zakat Dompet Amal Insani (LAZDAI) Lampung, acara ini menghadirkan 150 anak muda penerima manfaat program LAZDAI.

Hadir dalam kesempatan ini, Kepala Kantor DPD RI perwakilan Lampung Chandra Kirana, Manager Operasional LAZDAI Prihtiono, dan Dosen Universitas Bandar Lampung Zainudin, yang turut menyampaikan materi.

"Manusia ini diciptakan dari Laki-Laki dan Perempuan, berbeda-beda suku bangsa dan potensinya untuk saling mengenal," kata Abdul Hakim mengambil inspirasi dari Al-Quran. Ia mengatakan, "Kebhinekaan merupakan fitrah manusia yang diberikan Tuhan kepada kita,".

Manusia, dalam perspektif ajaran Al-Quran, papar Abdul Hakim, mengemban tugas mulia sebagai pemimpin di muka bumi. "Maka Allah memberikan instrumen untuk memahami dan menjalankannya dalam memelihara kehidupan, sebagai pemimpin di dunia ini,".

"Negara merupakan alat untuk mengelola potensi dan nikmat yang Tuhan berikan kepada kita. Dan konstitusi (UUD 45) sebagai kontrak politik para founding father kita untuk mengelola kekuasaan negara; untuk siapa dan bagaimana mengelolanya" ujarnya.

"Kita harus kelola bangsa dan negara ini untuk menghantarkan manusia-semua warga negaranya, mendapatkan puncak kemulian tertinggi yakni insan yang bertaqwa," kata Abdul Hakim.

Bagi Pemuda, seru Abdul Hakim, "Mari keluarkan potensi terbaik untuk negara kita, Indonesia,".***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:DKI Jakarta, Metropolitan, Badminton
wwwwww