Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
12 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
10 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
3
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
Metropolitan
17 jam yang lalu
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
4
Jet Pribadi Jatuh di Palm Beach, Kecelakaan Maut Tewaskan Sembilan Penumpang
Internasional
11 jam yang lalu
Jet Pribadi Jatuh di Palm Beach, Kecelakaan Maut Tewaskan Sembilan Penumpang
5
Kapolri Jenderal Suyudi Ancam Pidana Anggota Polri dan BNN yang Isap Vape Narkotika
Umum
10 jam yang lalu
Kapolri Jenderal Suyudi Ancam Pidana Anggota Polri dan BNN yang Isap Vape Narkotika
6
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Umum
9 jam yang lalu
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Home  /  Berita  /  Badminton
Kompetisi Sepakbola Liga 1 2020

PSM Benahi Ketajaman Lini Depan

PSM Benahi Ketajaman Lini Depan
Kamis, 20 Februari 2020 20:02 WIB
Penulis: Azhari Nasution
MAKASSAR - PSM Makassar membenahi penyelesaian akhir, sebagai bahan evaluasi usai melakoni dua kali laga uji coba melawan PS Tira dan Persiba Balikpapan. Masalah ketajaman lini depan juga terlihat saat tim Juku Eja tampil di penyisihan Grup Piala AFC.

Pelatih PSM Makassar, Bojan Hodak menyebut persoalan timnya masih berkutat di lini serang. Dalam setiap laga yang dijalani, mereka menciptakan banyak peluang, namun tak sebanding dengan jumlah gol yang tercipta. 

Misalnya saja, saat lawan PS Tira, PSM gagal mencetak gol padahal banyak sekali peluang yang diciptakan barisan lini serang. Akhirnya PSM kalah 0-1. Sama halnya saat menjajal tim kasata kedua Persiba Balikpapan, PSM hanya mampu mencetak 2 gol pada laga yang berakhir imbang.

"Kami perlu fokus memperbaiki penyelesaian akhir kita. Dipertandingan persahabatan, kami dapat banyak peluang, artinya kami harus asah ketajaman lini serang," kata Hodak.  

Terlepas dari itu, Bojan Hodak puas dengan perkembangan timnya selama pemusatan latihan. Meski demikian, ada beberapa catatan penting yang menjadi bahan evaluasi selain ketajaman lini depan.

"Kita punya banyak pemain baru dan kami butuh pertandingan untuk mereka agar saling memahami. Kami akan memanfaatkan waktu yang tersisa, tidak lama lagi kami akan main di AFC dan Liga akan segera dimulai," ucap Hodak. 

Pemain PSM, Bayu Gatra yang menyumbang satu gol untuk PSM saat uji coba lawan Persiba tak lantas puas. Bayu yang selama ini lebih benyak menjadi pelapis mengaku akan terus bekerja keras agar mendapat banyak menit bermain di laga-laga berikutnya.

"Uji coba menjadi ajang mengukur kemampuan tim. Jadi kita bisa introspeksi diri sendiri agar lebih baik kedepanya," ucap Bayu. ***

wwwwww