Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
Hukum
20 jam yang lalu
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
2
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
KONI
14 jam yang lalu
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
3
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
Umum
17 jam yang lalu
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
4
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
KOI
14 jam yang lalu
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
5
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
Umum
18 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
6
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Hukum
21 jam yang lalu
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Home  /  Berita  /  Sumatera Barat

Ibadah Umrah Ditangguhkan, Pimpinan DPR: Mohon Bersabar, Sifatnya hanya Sementara

Ibadah Umrah Ditangguhkan, Pimpinan DPR: Mohon Bersabar, Sifatnya hanya Sementara
Jum'at, 28 Februari 2020 23:07 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
SAWAHLUNTO - Kabar mengejutkan datang dari Arab Saudi. Terhitung mulai hari Kamis 27 Februari 2020, negara tersebut melarang sementara jamaah asal Indonesia untuk menunaikan ibadah umrah.

Hal ini sebagai langkah preventif negara tersebut dalam menangkal virus corona. Meskipun Para jemaah yang akan menunaikan ibadah umrah merasakan imbas larangan ini, Wakil Ketua DPR RI, Azis Syamsudin meminta masyarakat Indonesia tidak khawatir.

"Ini sifatnya hanya sementara, pihak Dubes Arab Saudi sendiri sudah menjelaskan, dengan dilarangnya jamaah umrah Indonesia, bukan berarti negara kita positif Corona," ujar Azis Syamsudin kepada wartawan, Jumat (28/2/2020) usai menghadiri pengukuhan Pegurus Karang Taruna Kota Sawahlunto.

Menurut politisi Golkar ini, kebijakan atau larangan tersebut tak hanya berlaku bagi Indonesia semata, tetapi 22 negara lain yang diduga telah terpapar virus corona jenis baru atau Covid-19.

"Jadi saya berharap, masyarakat untuk bersabar dan tidak perlu cemas. Aturan itu bukan untuk negara kita saja, tapi juga ada beberapa negara yang mengalami hal serupa. InsyaAllah kita di DPR bersma pemerintah, akan mencarikan solusi dan jalan keluarnya," tandasnya.

Sebelumnya, Duta Besar Kerajaan Arab Saudi untuk Indonesia Essam Abed Althgafi angkat bicara soal kebijakan Pemerintah Saudi terkait penangguhan sementara ibadah umrah dan wisata bagi jemaah asal Indonesia.

Menurut Essam, masuknya Indonesia ke dalam daftar negara yang ditangguhkan visanya bukan berarti bahwa Indonesia merupakan negara yang positif penyebaran virus Covid di wilayahnya.

"Adapun larangan pemegang visa wisata untuk melaksanakan ibadah umrah dan berkunjung ke Masjid Nabawi, ini merupakan perpanjangan dari penangguhan semua visa umrah dari seluruh negara dan warga negara asing," kata Essam seperti dilansir dari akun Twitter resmi Kedubes Arab di Indonesia, Jumat (28/2/2020).

"Hal tersebut dilakukan untuk menjaga seluruh umat muslim dan umat manusia dari penyebaran virus tersebut," tegasnya.

Ia menegaskan bahwa tindakan pencegahan ini bersifat sementara dan akan terus dievaluasi oleh pihak-pihak yang berkompeten.***

wwwwww