Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
Umum
7 jam yang lalu
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
2
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
Metropolitan
16 jam yang lalu
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
3
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
Umum
8 jam yang lalu
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
4
Gibran Tak Penuhi Syarat Wapres Usai Putusan MA, Bola Panas Kini di Tangan Prabowo
Umum
10 jam yang lalu
Gibran Tak Penuhi Syarat Wapres Usai Putusan MA, Bola Panas Kini di Tangan Prabowo
5
‎Pulogebang Terima Apresiasi Rp100 Juta dari PAM JAYA Berkat Perluasan Layanan Air
Metropolitan
23 jam yang lalu
‎Pulogebang Terima Apresiasi Rp100 Juta dari PAM JAYA Berkat Perluasan Layanan Air
6
KPK Geledah PT Djarum Kudus, Dugaan Manipulasi Cukai Belasan Tahun Rugikan Negara Triliunan
Hukum
11 jam yang lalu
KPK Geledah PT Djarum Kudus, Dugaan Manipulasi Cukai Belasan Tahun Rugikan Negara Triliunan
Home  /  Berita  /  Badminton

Banyak Pihak Ingin Memecah Indonesia yang Kaya, Riza Tegaskan Perlunya Pancasila

Banyak Pihak Ingin Memecah Indonesia yang Kaya, Riza Tegaskan Perlunya Pancasila
Ketua Fraksi Partai Gerindra MPR RI, Ahmad Riza Patria (kiri). (Foto: Zul/GoNews.co)
Senin, 02 Maret 2020 14:27 WIB
Penulis: Muhammad Dzulfiqar
JAKARTA - Ketua Fraksi Partai Gerindra MPR RI, Ahmad Riza Patria, mengaku tak heran jika Bangsa-Bangsa di dunia ingin menguasai Indonesia dengan cara memecah belah Indonesia. Karenanya, Pancasila diperlukan untuk tetap menjaga persatuan masyarakat Indonesia.

"Seperti Timor Timur, nanti ada keinginan untuk memecah belah Aceh karena Aceh kaya, memecah belah Papua karena Papua kaya, Bali kaya dengan keindahan alamnya, kemudian Manado dan lainnya," kata Riza dalam diskusi 'Fokus MPR Lima Tahun Kedepan' di Media Center MPR RI, Gedung Nusantara III, Senayan, Jakarta, Senin (2/3/2020).

MPR kata Riza, terus berupaya untuk menginternalisasi Pancasila ke tengah masyarakat Indonesia. Khususnya di kalangan milenial, yang menurutnya punya tantangan tersendiri dalam metode penyampaian materi dan nilai Pancasila.

"Kami sudah rapat beberapa kali, untuk membuat suatu gebrakan (metode, Red) lah. Kan generasi sekarang ini laen ya," kata Riza.

Teknologi digital, visualisasi termasuk dengan komik, dan penyebaran kampanye nilai-nilai Pancasila, dinilai sebagai rangkaian metode yang bisa menembuskan nilai-nilai Pancasila kepada kaum milenial.

"Perlu ada cara, bagaimana anak-anak muda (milenial) bisa memahami ideologi bangsa, Pansacila," kata Riza.***

wwwwww